|
Nasional
Alwi: Farid Tak Bermaksud Selewengkan Bantuan
Kamis, 27 Januari 2005 | 19:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab meyakini, Farid Faqih, Koordinator Government Watch (GOWA), tidak bermaksud menyelewengkan bantuan untuk pengungsi Aceh. “Itu kesalahan prosedur yang dianggap melanggar hukum karena orang (petugas) hanya melihat secara text book. Sebab itu, perlu kearifan,” katanya ketika menerima tim pemantau bencana alam Aceh dan Sumatera Utara dari DPR, Kamis (27/1).
Hanya saja, Alwi mengaku belum mengetahui secara jelas penahanan Farid itu. Namun, ia meminta agar masyarakat tidak perlu bereaksi apa-apa sampai ada laporan yang lengkap tentang kasus itu. “Nanti kami akan mendengar dulu keterangan dari Farid, biarkan aparat hukum bekerja karena pemerintah tidak bisa mencampuri urusan itu,” katanya.
Kemarin, Rabu (26/1), Farid Faqih dan relawan Front Pembelas Islam bermaksud mengambil barang bantuan di Bandara Iskandar Muda. Tetapi saat akan mengangkut bantuan ke truk mereka, petugas bandara mencegahnya. Petugas berasalan, barang bantuan milik Darma Pertiwi TNI Angkatan Darat itu sudah ada alamat penerimanya, pada tiap-tiap barang bantuan.
Saat itu, sempat terjadi pemukulan terhadap Farid oleh Petugas Satuan Koordinasi Pelaksana di Bandara. Farid kemudian diserahkan kepada polisi.
Alwi prihatin masih ada pengumpulan bantuan dam pengeluaran barang bantuan tanpa disertai dokumen yang legal. “Tetapi saya sepakat, Farid tidak ada niat untuk melakukan hal-hal yang bisa mencemarkan namanya,” ujarnya.
Bursah Zarnubi, anggota tim pemantau DPR dari Partai Bintang Reformasi, mendukung pendapat Alwi. Dia menilai, Farid orang yang jujur. Buktinya, Farid sudah menyalurkan beras berton-ton pada pengungsi Aceh sejak terjadinya bencana. “Dan bantuan tersebut sampai, sebab itu saya tidak percaya (Farid menyelewengkan bantuan,” tuturnya.
Badriah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|