|
Nasional
Presiden Sesalkan Pemukulan Farid Faqih
Kamis, 27 Januari 2005 | 22:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan pemukulan terhadap Koordinator Government Watch (Gowa) Farid Faqih oleh petugas Bandara Iskandar Muda, Banda Aceh. Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengatakanm Presiden meminta pemukulan itu ditangani secara hukum.
"Presiden minta tidak ada aksi main hakim sendiri. Kalau Farid ternyata melakukan tindakan pidana tentu hukum yang harus bicara, bukan main hakim sendiri," katanya kepada wartawan di kantor presiden, Jakarta, Kamis (27/1).
Kemarin, Rabu (26/1), Farid Faqih dan relawan Front Pembelas Islam bermaksud mengambil barang bantuan di Bandara Iskandar Muda. Tetapi saat akan mengangkut bantuan ke truk mereka, petugas bandara mencegahnya. Petugas berasalan, barang bantuan milik Darma Pertiwi TNI Angkatan Darat itu sudah ada alamat penerimanya, pada tiap-tiap barang bantuan.
Saat itu, sempat terjadi pemukulan terhadap Farid oleh Petugas Satuan Koordinasi Pelaksana di Bandara. Farid kemudian diserahkan kepada polisi.
Polisi masih mengumpulkan barang bukti dugaan tindakan pidana yang dilakukan Farid Faqih. Menurut Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar, Farid diduga melakukan pencurian bantuan bagi korban di Aceh. "Dugaan kuat, karena tentu barang-barang itu ada pemiliknya. Akan dicari fakta apakah barang-barang itu disalurkan kepada yang berhak atau yang lain," katanya.
Adapun soal pemukulan terhadap Farid, polisi akan menindaklanjutinya apabila ada yang melaporkannya.
Sapto Pradityo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|