Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pengamat: Kepemimpinan Penyebab Kegagalan Program 100 Hari SBY-Kalla
Jum'at, 28 Januari 2005 | 12:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamat politik Arbi Sanit menilai faktor utama kegagalan agenda 100 hari Susilo Bambang Yudhoyono adalah faktor kepemimpinan. Ia melihat, terjadi dualisme kepemimpinan dalam pemerintahan. "Akibat kebingungan SBY terhadap konsep leadership yang akan digunakan," ujar Arbi disela-sela diskusi dan bedah buku berpolitik dengan nurani: refleksi 100 hari pemerintahan SBY di toko buku Gramedia, Jakarta, Jumat (28/1).

Dalam acara tersebut, hadir Budiman Sudjatmiko dan Daniel Dhakidae. Hadir pula anggota DPR Dwi Ria Latifa.

Selain itu, dia menilai SBY banyak berutang budi kepada Jusuf Kalla. Sedangkan kaum borjuasi mulai merongrong negara. "Dia (kaum borjuasi) berkuasa kembali dalam lembaga kepresidenan," ujarnya. Dia juga menilai Kalla tidak mengetahui cara berdemokrasi yang benar.

Menurut Sanit, berdasarkan amandemen terakhir UUD 1945 sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial. Sehingga, kata dia, seharusnya hanya ada satu komando. "Tidak ada lembaga wakil Presiden," katanya.

Dia menambahkan, Kalla seharusnya hanya membantu dan tidak mengambil keputusan penting. Misalnya jika SBY berhalangan, maka pemberian mandat kepada Kalla harus melalui Mahkamah Agung dengan jangka waktu jelas.

Kendati begitu, kata Sanip, pengukuran keberhasilan atau kegagalan 100 hari tidak dapat dinilai dari hasilnya. "Hasilnya, hanya sinyal," kata dia.

Dia juga melihat saat ini SBY masih menonjolkan agenda saja, namun ia tidak mempunyai rencana yang jelas tentang pelaksanaannya.

Eworaswa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat jumpa pers tentang penundaan pemekaran provinsi Papua di kantornya, Jakarta, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/280/2003; 20031028]. Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Kemanan (Menko Polkam) Susilo Bambang Yudhoyono saat jumpa pers usai rapat koordinasi tentang penundaan pemekaran provinsi Irian Jaya Tengah setelah terjadinya bentrokan berdarah saat deklarasi provinsi tersebut di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/040/2003; 20030926].
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Kesehatan Nyatakan Telah Laksanakan Program 100 Hari dengan Baik
Polisi Minta Doa Bisa Tangkap Azahari
Sidang Kabinet Bahas Kinerja 100 Hari
Mahasiswa Nilai Kinerja 100 Hari SBY-Kalla Buruk
Pemerintah Janji Tak Intervensi PDI Perjuangan
DPR Desak Presiden Keluarkan Keppres untuk Kementrian dan Departemen Baru
Pemerintah Tetapkan 26 Maret Sebagai Tenggat Tanggap Darurat
Sekretaris Wapres Mengundurkan Diri
Presiden Ajak Investor Kembangkan Industri Gas
Indonesia Perlu Undang-undang Darurat Bencana
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [10]


Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data