Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Lagi, Diponegoro Kirim 800 Satgas ke Aceh
Jum'at, 28 Januari 2005 | 13:39 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Komando Daerah Militer (Kodam) Diponegoro akan mengirim 800 personil Satgas ke propinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD. Mereka bukan pasukan tempur, tapi pasukan yang akan bertugas membantu proses rehabilitasi fisik propinsi itu sesuah digulung tsunami, 26 Desember 2004 lalu.

Demikian disampaikan oleh Mayor Jenderal (Mayor) TNI Sunarso, Pangdam Diponegoro kepada wartawan disela-sela upacara serah terima jabatan Danrem 074/Warastratama Surakarta dari Kolonel Inf Sarining Setyo Utomo kepada Kolonel Inf Tisna Komara, di Surakarta, Jum’at (28/1).

Pengiriman pasukan ini, kata Sunarso, akan dilakukan secara bertahap. Sejumlah 800 pasukan itu akan dikirim dalam dua tahap. Tahap pertama, sejumlah 400 personil, akan dikirim setelah tim Pangdam dan Pemerintah Daerah Jawa Tengah melakukan survey penempatan. Dari survey ini juga akan diketahui peralatan apa saja yang perlu dibawa ke sana. Rencananya Senin pekan depan Pangdam dan sejumlah pejabat propinsi akan bertolak ke Aceh untuk melakukan survey.

Menurut Sunarso, dengan melakukan survey terlebih dahulu maka," Sasaran rehabilitasi itu akan lebih efektif." Satgas yang dikirim ke Aceh itu, kata Sunarso, akan bekerjasama dengan pemerintah setempat dan semua elemen masyarakat di sana.

Sebelumnya, Kodam Diponegoro telah mengirim 400 personil pasukan ke Aceh untuk operasi keamanan terutama menghadapi Gerakan Aceh Merdeka(GAM. Nah, karena pasukan yang akan dikirim ini bertugas melakukan rehabilitasi, dan bukan untuk mengantikan pasukan tempur yang telah dikirim setahun lalu itu. Pasukan tempur itu, kata Sunarso, akan dirotasi Pebruari mendatang.

Anas Syahirul


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

IOM akan Bangun 11 Ribu Rumah Semi Permanen di Aceh
Pemerintah Akan Bangun Jalan Alternatif Meulaboh-Banda Aceh
Presiden Minta Kasus Farid Diselesaikan Secara Hukum
Presiden Sesalkan Pemukulan Farid Faqih
DPR Siapkan RUU Penanggulangan Bencana Alam
Sebagian Militer AS Telah Tinggalkan Aceh
Alwi: Farid Tak Bermaksud Selewengkan Bantuan
YLBHI Siap Bela Farid Faqih
GOWA Kutuk Penganiayaan Farid Fakih
Bupati Aceh Barat Lantik Pejabat Baru
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data