|
Nasional
Kalla: Banyaknya Koruptor Ditangkap Tak Jadi Ukuran
Jum'at, 28 Januari 2005 | 22:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden M. Jusuf Kalla tak sepakat jika dikatakan tidak ada kemajuan dalam pemberantasan korupsi selama 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, kemajuan seharusnya tidak hanya diukur dari banyaknya koruptor yang ditangkap, tapi juga dari semakin menurunnya tingkat korupsi.
“Apa sekarang orang makin korup? Kan tidak. Coba tanya gubernur atau bupati, kan mereka takut (korupsi) sekarang. Karena begitu ada masalah, panggil polisi, ditangkap dia,” kata Kalla di kantornya, Jakarta, Jumat (28/1). Bagi dia, tidak semua masalah korupsi dapat diselesaikan dalam 100 hari.
Selama kurang lebih tiga bulan ini, ujar Kalla, telah banyak kemajuan yang dicapai pemerintah. “Kalau tidak berhasil, barangkali Anda sudah takut keluar rumah. Kan aman-aman saja. Situasi baik, ekonomi baik, harga juga tidak banyak naik. Ukuran-ukurannya kan itu. Kalau negeri ini tambah susah, baru dinilai tidak berhasil,” ucapnya.
Kemarin, Yudhoyono mengaku belum puas dengan upaya pemberantasan korupsi dalam 100 hari pemerintahannya. Namun menurut Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, hal ini harus dimaklumi. "Karena begitu banyaknya masalah yang harus ditangani, jadi tidak mungkin semuanya bisa selesai. Tentu perlu proses, perlu waktu," ujarnya.
Sapto Pradityo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|