Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kerjasama Antara Pemda Meulaboh dan Artha Graha Belum Pasti
Sabtu, 29 Januari 2005 | 14:49 WIB

TEMPO Interaktif, Meulaboh: Perjanjian kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Barat dengan Artha Graha Group sampai saat ini belum pasti. Namun, komunikasi dengan surat menyurat dan per telepon sudah dilakukan anatara kedua belah pihak. Pihak Pemda tengah menunggu kedatangan pihak Artha Graha beserta tenaga ahli yang dijanjikan untuk membantu rehabilitasi dan rekonstruksi Meulaboh.

Bupati Aceh Barat, Sahbudin mengatakan pihaknya membutuhkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi secara cepat. Jika sampai akhir Januari Artha Graha belum juga datang, Pemda akan mengambil sikap. "Saya menunggu," katanya di Pelabuhan Meulaboh, Sabtu (29/1).

Diakuinya kesepakatan awal melalui surat menyurat sudah disetujui Artha Graha.

Sahbudin menjelaskan, jika tidak ada kesiapan dari Artha Graha maka pemerintah setempat akan mengambil jalan bekerja sama dengan ITB, USU, dan UI. Ketiga instansi akademi ini sudah menyatakan kesiapan berada di Meulaboh.

Sahbudim mengatakan, tidak ada dasar penunjukkan Artha Graha untuk merevisi cetak biru tata ruang Meulaboh. Informasi awal, Artha Graha menyatakan kesediaan membantu merevisi tapi kalau tidak jadi Pemda Aceh Barat tidak keberatan. Sampai saat ini belum ada kesepakatan yang mengarah apda hal teknis, baru secara umum saja. "Dasar informasi awal mereka (Artha Graha) siap makanya kita surati. Dan sudah dijawab okey," ujarnya.

Masyarakat Aceh, masih mempunyai kemampuan sendiri untuk merevisi cetak biru tata ruang Meulaboh. Tata ruang ini akan mengacu pada peraturan daerah tentang tata ruang Meulaboh yang sudah ada sebelumnya. Dijelaskan Sahbudin, ada beberapa sisi pinggiran pantai yang perlu ditarik ke daratan agar lebih aman. Seperti diketahui pemukiman di sepanjang Aceh Barat hancur total. Nantinya pantai akan dihijaukan sebagai zona penyangga kota Meulaboh.

Masyarakat Aceh melalui kontraktor daerah juga akan dilibatkan dalam pembangunan kota. Hal ini untuk membuka ksempatan bekerja yang seluas-luasnya. Diakui sampai saat ini Pemda Aceh Barat belum memikirkan tender rekonstruksi Aceh. "Masih memikirkan yang darurat," ujar Sahbudin. Semua rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Barat akan dilaporkaan ke pemerinath melalui Badan Otorita Penanggulangan Masalah Aceh.

Agriceli


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

90 Atlit Karateka NAD Hilang
Pasukan Beladiri Jepang Lakukan Penyemprotan Nyamuk
Radio Komuniitas Segera On Air di Aceh
MA Keluarkan Petunjuk Adopsi Anak Aceh
Gowa Minta Polisi Pindahkan Farid ke Jakarta
23 Dosen IAIN Ar Ramiri Meninggal
Ulama Aceh Tolak Cetak Biru Pemda Aceh-Artha Graha
Jamaah Haji Terpaksa Tinggal di Asrama Haji
Lagi, Diponegoro Kirim 800 Satgas ke Aceh
IOM akan Bangun 11 Ribu Rumah Semi Permanen di Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal
Polisi Sisir Kamar Mayat RSU Soetomo
Ryan dan Ariel Pernah Satu Tempat Kos
Menkum HAM Perbanyak Pemberian Remisi Narapidana
Tentara Siap Amankan Perbatasan RI – Timor Leste

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data