|
Nasional
20 Persen Sawah di Aceh Rusak Akibat Bencana
Minggu, 30 Januari 2005 | 16:54 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Menteri Pertanian Anton Apriantono mengkhawatirkan, bencana tsunami mengganggu produksi pangan di Aceh. Bencana itu telah merusak 20 persen areal persawahan. Persawahan di daerah ini membutuhkan penanganan serius untuk memulihkannya.
Anton mengungkapkan hal itu di sela-sela acara peluncuran buku Profil Departemen Pertanian di gedung Jogja Expo Centre (JEC) Yogyakarta, Sabtu (29/1). Menurut dia, departemennya akan menjaga lahan pertanian yang masih tersisa agar tetap berproduksi.
"Mengingat bencana ini juga berdampak pada sistem kemasyarakatan, pemerintah juga akan menyediakan lapangan kerja khususnya di bidang pertanian," ujarnya.
Anton mengingatkan, ketahanan pangan menjadi priorotas penting pembangunan pertanian dalam kurun waktu lima sampai 20 tahun ke depan. Kata Menteri, esensi dari ketahanan pangan adalah penyediaan pangan yang cukup, aman dan juga halal, serta kemampuan
rumahtangga dalam membeli barang kebutuhan khususnya bahan pangan.
Heru C.N.
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|