|
Nasional
Kapal Sapu Jagat Pelni Disiapkan Angkut TKI
Senin, 31 Januari 2005 | 12:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan Pelayanan Indonesia (PT Pelni) mengerahkan Kapal Motor (KM) Umsini untuk mengangkut TKI dari Malaysia. Dalam waktu dekat ini diperkirakan jumlah tenaga kerja asal Indonesia yang mengikuti program amnesti (pengampunan) pemerintahan itu sangat besar.
Menurut keterangan di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia dan PT Pelni, kapan penumpang dengan kapasitas sekitar 5.000 orang tersebut untuk yang terakhir kali.
Senin (31/1) ini merupakan batas terakhir program amnesti. "Kami menyiapkan kapal besar," kata Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur Abadi Sastrodiyoto kepada Tempo.
Dijelaskannya, penyediaan bantuan kapal ini hanya untuk TKI yang ikut program amnesti. Apabila setelah masa pengampunan habis dan ternyata masih ada pekerja ilegal yang belum terangkut, kata Abadi, pihaknya tidak lagi menyediakan kapal angkutan.
“Kami sudah tidak punya wewenang untuk itu lagi, jadi para TKI ilegal yang akan pulang setelah amnesti berakhir, terpaksa memakai jasa angkutan kapal regular," katanya.
KBRI dan pemerintah Malaysia telah berkali-kali mengumumkan agar para pekerja tanpa surat resmi secepatnya meninggalkan wilayah Malaysia. Abadi tidak menampik bahwa akan tetap ada TKI ilegal yang minta pulang setelah tenggat amnesti habis.
Berdasarkan pengamatan Tempo, sejak kemarin dan hari ini, masih banyak para TKI ilegal yang memohon Surat Perjalanan laksana Paspor (SPLP), dan ini dibenarkan oleh Abadi.
Jadi, kalau mencapai ribuan pemegang SPLP belum sempat keluar pada batas waktu amnesti, dikhawatirkan tragedi Nunukan 2002 lalu, terulang kembali.
T.H. Salengke - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Megawati Soekarnoputri dan Martha Toni
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|