Pemerintah Tak Persoalkan Penunjukkan Bill Clinton

Kamis, 03 Februari 2005 | 17:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menyatakan penunjukan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton sebagai utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk penanganan bantuan korban gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara merupakan bukti pemerintah George W Bush ingin bantuan dari semua negara dan badan-badan multirateral dunia dapat disampaikan secara transparan dan terbuka.

"Saya sendiri tidak ada komentar, kecuali penunjukan seorang mantan presiden menunjukkan keseriusan pemerintah Bush (presiden AS) mengawasi kelanjutan dari semua janji pemberian bantuan itu betul-betul terlaksana dalam bulan-bulan mendatang," kata Juwono kepada wartawan usai menerima bantuan dari pemerintah RRC, Kamis (3/2).

Mengenai tanggapan menerima atau tidaknya pemerintah atas penunjukan Bill Clinton, Juwono mengaku tidak memiliki kewenangan menjawab. "Tentang itu kita serahkan kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden karena itu adalah dalam lingkupnya nasional dan lintas departemen," kata dia.

Ditanya bagaimana tentang tanggapan pemerintah mengenai tanggungjawab Clinton untuk ikut dalam masalah penyelesaian konflik di negara-negara yang dilanda tsunami. Apakah ini bisa dikatakan sebagai bentuk intervensi dari luar, Juwono menjawab, dirinya baru dengar komentar dari Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan tersebut tentang keikutsertaan Clinton bertanggungjawab dalam proses perdamaian di negara yang dilanda bencana. "Yang saya tahu mandatnya hanya mengawasi dan memantau kelanjutan program-program bantuan akibat gempa dan tsunami," kata dia.

Mengenai kemungkinan Clinton akan ikut ambil bagian dalam penyelesaian konflik RI-GAM Juwono menjawab, "Saya belum tahu itu. Jadi belum bisa berkomentar," kata dia.

Agus Supriyanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: