Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ketersediaan Pesawat TNI Angkatan Udara Memprihatinkan
Rabu, 16 Pebruari 2005 | 11:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketersediaan pesawat TNI Angkatan Udara sangat memprihatinkan, jauh dari jumlah kebutuhan ideal. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, Rabu (16/2), bersama TNI AU yang dipimpin Staf Angkatan Udara, Chappy Hakim.

Kekutaan ideal pesawat tempur TNI Angkatan Udara adalah 13 skuadron, sedangkan yang tersedia hanya 7 skuadron. Untuk pesawat angkut, kebutuhan ideal sebanyak 14 skuadron, tapi sedangkan yang dimiliki TNI hanya 5 skuadron. Lalu, kebutuhan ideal pesawat intai stratgeis dan taktis 3 skadron, tapi TNI mempunyai 1 skuadron patroli udara marinir.

Untuk helikopter kebutuhan ideal 7 skuadron, sedangkan yang tersedia 3 skuadron. Adapun untuk pesawat latih yang dibutuhkan 6 skuadron, sedangkan yang ada 2 skadron.

Menurut Chappy, hambatan memenuhi kebutuhan adalah adanya keterbatasa anggaran dari pemerintah. Upaya untuk mengatasi kekurangan anggaran diantaranya dengan mengajukan Kredit Ekspor (KE) dan Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Untuk 2004, anggaran yang dialokasikan Rp 1,72 triliun dan untuk 2005 Rp 2,38 triliun.

Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tim akrobatik udara Jupiter Blue pada Hari Ulang Tahun/ HUT TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 27 April 2001 [TEMPO/ Rini PWI; 32D/333/2001; 20010605]. Tim akrobatik udara Jupiter Blue pada Hari Ulang Tahun/ HUT TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 27 April 2001 [TEMPO/ Rini PWI; 32D/333/2001; 20010605].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pesawat Latih Bravo Tak Dipakai Lagi
PBHI: Presiden Harus Perhatikan Track Record Calon Kepala Staf TNI
Saling Bantah TNI AU VS MMI, Soal Pengusiran Relawan
Relawan Majelis Mujahidin Diusir dari Aceh
Pemerintah Minta Rp 8 Triliun untuk Beli Sukhoi
Jenazah Mayor Rully Dimakamkan di Taman Pahlawan
TNI AU Bentuk Tim Penyidik Jatuhnya Heli di Wonosobo
Heli TNI AU Jatuh, 13 Orang Tewas
KSAL : Saya Masih Perwira Aktif, Belum Pensiun
Strategi KSAL Kent Sondakh Untuk Pertahanan Kedaulatan Negara
> selengkapnya...


Referensi

Kekuatan TNI AL

Website

TNI Angkatan Udara
Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data