Masyarakat Nelayan Enggan Direlokasi

Selasa, 22 Februari 2005 | 15:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengungsi korban gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam yang enggan direlokasi, kebanyakan adalah masyarakat nelayan. "Mereka enggan direlokasi karena lokasi barak-barak yang dibangun jauh dari pantai," ujar Doddy Budiatman, staf ahli Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam hubungan bidang antar lembaga seusai menerima bantuan dari masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara, di Jakarta, Selasa (22/2).

Akan tetapi menurut Doddy, sejauh ini permasalahan dapat diatasi dengan sosialisasi terhadap masyarakat yang lebih memilih tinggal di kamp pengungsian. "Sosialisasi dilakukan pemda," ujarnya.

Walaupun awalnya kesulitan, lama kelamaan sosialisasi tersebut membawa hasil. Para pengungsi akhirnya mengerti fungsi relokasi tersebut.

Bantuan masyarakat Kendari Rp 320 juta tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Kendari Masyhur Masie Abunawas.

Ami Afriatni






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: