Yudhoyono Dinilai Berutang Budi Pada Djoko Santoso

Kamis, 24 Februari 2005 | 22:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi I DPR, Yudi Krisnandi, berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
mengambil Jenderal Ryamrizard Ryacudu sebagai pengganti Panglima TNI Jenderal Endriartono
Sutarto. Menurutnya, jika tidak masyarakat akan beranggapan Yudhoyono menolak Ryamrizard
karena permintaan Amerika. "Ryamrizard kan tidak disukai Amerika padahal Yudhoyono cukup
dekat dengan Amerika, jadi masyarakat nanti akan menilai apa hubungannya," katanya
kepada Tempo, Kamis (24/2).

Menurutnya, proses regenerasi di tubuh TNI merupakan proses yang berdasarkan senioritas
sehingga akan menyalahi aturan tidak tertulis jika ada lompatan dengan mengambil para
calon pejabat Panglima TNI dari kepala-kepala staf angkatan yang baru dilantik tersebut.
Dijelaskan, Ryamrizard paling layak karena paling senior. "Jika SBY dalam waktu terlalu
dekat mengangkat Djoko Santoso menjadi Panglima bisa dipastikan akan muncul banyak
pertanyaan," ujarnya.

Yudi menjelaskan SBY bakal memilih Djoko karena berutang budi kepada Djoko pada masa
pemilihan presiden kemarin. "Djoko memang cukup membantu kampanye SBY di kalangan tentara,"
kata Yudi.


Agus Supriyanto--Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: