Dua WNI yang Ditangkap Philipina Tidak Terkait Bom

Jum'at, 25 Februari 2005 | 20:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengatakan, dua warga negara Indonesia (WNI) yang
ditangkap Pemerintah Philipina tidak ada kaitanya dengan kasus teror bom yang pernah
terjadi di Indonesia dan Philipina. Seperti dikutip The Straits Times kemarin,
Pemerintah Philipina menangkap dua WNI dan seorang warga Malaysia. Mereka bertiga dituduh
merencanakan peledakan dan memimpin basis pelatihan JI (Jama'ah Islamiah) di Gunung Kararo, Mindanao.

Menurut Da'i penangkapan dua WNI tersebut sudah terjadi sejak 13 Desember 2004. Berdasarkan
informasi yang diperoleh Mabes Polri, dua WNI tersebut ditangkap aparat philipina bersama
dengan satu orang warga negara Malaysia, dan seorang warga Philipina. "Dengan tuduhan, yang
bersangkutan memiliki senjata api dan bahan peledak," kata Da'i kepada wartawan, Jumat (25/2).

Hal yang menarik dari penangkapan dua WNI tersebut menurut Da'i adalah terjadi sebelum
beberapa peristiwa bom di Philipina. "Baru-baru ini pemerintah Philipina menginformasikan
kepada publik bahwa penangkapan dua WNI tersebut berkaitan dengan pemboman yang terjadi
dibeberapa tempat di Philipina," jelas Da'i.

Dua WNI tersebut menurut Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen. Pol. Suyitno
Landung bernama Muhamad Yusuf Karin dan Muhamad Nasir Hamid. Dalam perkembangannya dua
orang WNI tersebut, menurut Da'i, tidak mengakui segala tuduhan pemerintah Philipina.
Setelah Polisi membuka file (dokumennya), kata Da'i, kedua WNI yang ditangkap
pemerintah Philipina tersebut memang tidak terkait dengan kasus bom yang sering terjadi
di Indonesia dan Philipina.

Menurut Da'i Pemerintah Philipina sudah memberikan akses bagi polisi Indonesia untuk ikut
melakukan pemeriksaan. Disamping itu menurut Da'i, Mabes Polri juga akan mengirimkan tim
anti teror. "Kami akan segera mengirim tim anti teror, setelah otoritas Philipina
membuka akses untuk itu," katanya.


Erwin Dariyanto - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: