Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

TKI Ilegal Terjaring Operasi Tegas
Selasa, 01 Maret 2005 | 21:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 20 orang TKI Ilegal terjaring operasi tegas yang dilakukan pemerintah Malaysia dengan bantuan para rela sejak masa amnesti berakhir, Selasa (1/3).

"Jumlah itu hanya di Kuala Lumpur saja," kata Mardjono, Direktur Perlindungan dan Advokasi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi disela-sela diskusi panel bertajuk penguatan HAM dan perlindungan TKI di Luar Negeri yang diadakan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta, Selasa (1/3).

Biar begitu, operasi tegas yang dilakukan, kata Mardjono, sejauh ini belum terjadi tindak kekerasan. "Memang terjadi penangkapan, tapi tidak terjadi kekerasan, para TKI akan diproses secara hukum," kata Mardjono. Pemerintah Indonesia, kata Mardjono, siap memberikan bantuan hukum untuk para TKI ilegal yang terjaring operasi tegas ini. "Pemerintah menambah dua orang pengacara lagi, sehingga menjadi 13 pengacara yang disiapkan," katanya.

Tentang hukuman cambuk yang diberlakukan terhadap TKI ilegal, kata Mardjono, disesuaikan dengan tingkat kesalahan yang dilakukan. "Ada tiga tingkatan, denda, penjara, dan cambuk," ujar Mardjono.

Alex Oong, Koordinator Migrant Care Malaysia, malah berpendapat bahwa operasi tegas yang dilakukan pemerintah Malaysia hanya sebuah pertunjukan belaka. "Pemerintah Malaysia mendapat tekanan dari kaum konglomerat disana, operasi tegas hanya untuk meredam tekanan tersebut," kata Alex. Menurutnya, jika dari operasi tegas ini bisa dijaring 2 ribu orang TKI ilegal saja, jumlah itu sudah sangat bagus.

Mardjono menambahkan, sejak Senin (28/2) malam kemarin, sebanyak 3 ribu TKI ilegal berangkat dari Pelabuhan Port Klang, Malaysia dan rencananya akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (2/3) besok. Dengan begitu, sebanyak 345 ribu TKI ilegal sudah kembali ke Indonesia sejak 29 Oktober 2004.

Ami Afriatni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Para TKI/ TKW yang sedang menunggu panggilan wawancara di Kantor Imigrasi  Malang, Jawa Timur  [Kontibutor TEMPO/ Isra Ramli <isra_ramli@hotmail.com>, 200107]. Para TKI yang kembali dari Tawao Malaysia beristirahat di dalam lokasi penampungan Mambunut,  Nunukan, Kailmantan Timur, Rabu, 11/09/2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021017]
TKI
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Tetap Eksplorasi East Ambalat
Kasus Damansara Damai Diajukan ke Pengadilan Perburuhan Malaysia
Sepi, TKI Ilegal yang Pulang Melalui Batam
Malaysia Mulai Buru TKI Ilegal
Polisi Gagalkan Pengiriman 22 TKW Ilegal
Protes Indonesia atas Ambalat
Nasib Lukman Dkk Makin Tak Pasti
Menteri Malaysia Mengaku Sudah Bayar Gaji 90 TKI Ilegal
Disnaker Solo Kebanjiran Job Order dari Malaysia
Mulai 1 Maret Malaysia Razia TKI Ilegal Lagi
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar
Rumah Ryan di Jombang Ramai Dikunjungi Warga
Djoko Suprapto Kembali Diperiksa Polisi

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data