Dua Alternatif Kucuran Beasiswa Dana Kompensasi BBM
Rabu, 02 Maret 2005 | 17:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo mengatakan, dana kompensasi pendidikan dari pencabutan BBM, tidak mencukupi untuk sekolah gratis.
Apabila tetap dipaksakan, menurut Bambang, pendidikan menengah atas dan perguruan tinggi eksistensinya akan terancam. Maka, dana kompensasi ini, menurut Bambang akan diberikan dalam bentuk beasiswa.
Depdiknas sendiri mengaku memiliki dua alternatif formulasi bentuk beasiswa yang akan disalurkan dari dana Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM).
"Kami masih akan melakukan pembicaraan lagi untuk menentukan mana yang terbaik nantinya," ujar Indra Djati Sidi, Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional.
Alternatif pertama, menurut Indra, beasiswa akan diberikan langsung kepada siswa didik yang lolos seleksi dari kepanitiaan yang dibentuk. Sedangkan yang kedua, seluruh biaya pendidikan langsung, akan diserahkan pada pihak sekolah.
"Namun syaratnya, pihak sekolah tidak boleh membebani lagi jenis biaya ini pada siswanya," ujar Indra. Komponen biaya langsung ini antara lain iuran sekolah, buku, seragam dan alat tulis.
Mendiknas mengaku, pihaknya belum bersepakat dengan DPR soal mekanisme pemberian beasiswa kompensasi BBM itu.
Rinaldi D Gultom





