Relokasi Nelayan Buyat Selesai April

Jum'at, 04 Maret 2005 | 14:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan relokasi nelayan Buyat Pante akan selesai April mendatang. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan tiga lokasi bagi mereka, dua di Kabupaten Minahasa Raya dan satu di Bolaang Mongondow.

"Sebagian besar nelayan menyatakan bersedia direlokasi," kata Sudariyono, Deputi VI bidang Pelestarian Lingkungan Hidup di Jakarta, Jumat (4/3). Menurut dia, sebanyak 68 dari total 75 kepala keluarga nelayan di Buyat Pante bersedia direlokasi.

Adapun tiga desa yang tengah dipersiapkan pemerintah sebagai lokasi baru melayan itu, masing-masing Desa Tetengesan dan Ongkau di Kabupaten Minahasa Selatan serta Desa Nonapan di Bolaang Mongondow. Tiga desa ini, kata Sudariyono, sebenarnya merupakan rencana daerah transmigrasi model nelayan untuk 2005 yang ditetapkan Depertemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Berjarak sekitar lima sampai enam jam dari Buyat Pante. "Jadi tak terlalu jauh dan sesuai dengan nelayan," ujarnya.

Bagi nelayan yang bersedia direlokasi, menurut Sudariyono, akan diberi bantuan alat tangkap seperti perahu dan jaring dari Departemen Kelautan dan Perikanan. Namun, menurut dia, hal ini sangat tergantung pada kondisi yang dihadapi nelayan. "Bila perahu dan alat tangkap nelayan hanya rusak, kami bantu perbaiki saja. Jadi tak mesti baru," ujarnya.

Di samping itu, kata dia, nelayan yang direlokasi juga akan mendapat bantuan rumah dan diperlakukan seperti layaknya transmigran. Mengenai realisasinya, KLH tengah menunggu pembicaraan antara Departemen Kehutanan dan Depnakertrans mengenai kepastian status daerah relokasi ini. "Ini penting supaya tidak terjadi overlap antara rencana hunian dan daerah hutan," kata dia. (Rinaldi)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: