LSM Malaysia Bentuk Tim Pantau Operasi Tegas

Sabtu, 05 Maret 2005 | 15:19 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Angkatan Muda Partai Keadilan Rakyat (PKR) dan Labour Resource Centre (LRC), lembaga swadaya masyarakat di Malaysia, membentuk tim pemantau pelaksanaan Operasi Tegas. Operasi ini dibentuk pemerintah Malaysia untuk merazia pendatang illegal setelah masa pengampunan (amnesty) berakhir 28 Februari lalu.

"Agar (Operasi Tegas) betul-betul dijalankan sesuai peraturan dan memperhatikan hak-hak asasi manusia," kata Khairul Anuar Zainudin selaku Pengurus Biro Hal Ehwal Pekerja, Angkatan Muda Partai Keadilan Rakyat Malaysia, kemarin.

Menurut Khairul, tim ini bertugas memantau mulai dari saat aparat melakukan penyerbuan dan penangkapan di kamp-kamp deportasi pendatang asing tanpa izin.
Tim pemantau PKR-LRC ini telah memulai tugasnya sejak Kamis (3/3) lalu. Tim memantau kerja aparat keamanan RELA dan Imigrasi di sekitar kawasan Jinjang Utara Pahang pada pukul 02.00 waktu setempat.

Tim yang terdiri dari Tian Chua (Ketua Penerangan PKR), Khairul Anuar, K.Shan (pengacara LRC), serta wartawan Seruan Keadilan juga memantau serbuan aparat di kawasan pembinaan dan kilang roti di sekitar Taman Fadason, Kuala lumpur.

Dari situ mereka menyaksikan 25 pekerja asing tanpa izin terdiri dari lelaki dan wanita telah ditahan. Mereka kemudian diangkut dengan truk ?Black Maria? ke kamp deportasi PATI Semenyih.

Taufik Salengke






Komentar Anda

Kirim