Humanis Tuding Bagir Manan KKN
Senin, 07 Maret 2005 | 13:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA --Himpunan masyarakat untuk hukum dan HAM (Humanis) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan. Menurut Koordinator aksi Humanis M. Yusro Khazim, Bagir terlibat dalam tender proyek logo dan pagar MA. Dalam proyek ini turut terlibat mantan Sekretaris Jenderal MA Gunanto Suryono.
Ia juga menuding Bagir menerapkan nepotisme dalam mengangkat pejabat di lingkungan MA. Yusro mencontohkan pengangkatan Ketua Muda MA (Tuada) bidang Niaga Abdul Kadir Mappong, Tuada Perdata Harifin A. Tumpa, dan Plh Sekretaris MA Suyatno semat-mata karena alasan suka.
"Mereka diangkat karena adanya special service kepada Bagir dan isterinya," kata Yusro kepada pers saat menggelar unjuk rasa di halaman gedung MA, Senin (7/2) pagi. Yusro dan 300 massa Humanis datang dengan menggunakan tiga bus metro mini.
Bagir juga dituduh telah mendapatkan setoran dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Tarehwiyono dan Ketua PN Jakarta Pusat I Made Karna. Tarehwiyono, kata Yusro, diketahui memiliki beberapa rumah mewah yang nilainya miliaran rupiah di kawasan Nirwana estate, Tangerang.
Menurut laporan pengaduan Iwan Leonardi (pemohon eksekusi), Tarehwiyono saat menjabat Ketua PN Cibinong pernah meminta uang sebesar Rp 150 juta guna memperlancar eksekusi pengosongan tanah, berdasarkan putusan MA No 406/Pdt/98 tanggal 26 Maret 2004. Namun, eksekusi tak pernah dilakukan dan uang tak dikembalikan.
Humnanis juga menuding selama kepemimpinan Bagir, telah terjadi mafia peradilan. "Ini bisa dibuktikan dengan memeriksa law firm putra Bagir Manan," ujar Yusro. "Konglomerat hitam sering menggunakan jaringan ini untuk lolos dari jerat hukum."
Dari gedung MA, mereka bergerak ke gedung KPK. Selain berunjukrasa mereka akan melaporkan dan menyampaikan data kepada KPK soal keterlibatan Bgair tersebut. Sunariah Tempo





