Proses Hukum Petinggi GAM di Swedia Masih Berlangsung
Rabu, 09 Maret 2005 | 23:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Proses hukum warga negara Swedia yang merupakan tokoh Gerakan Aceh
Merdeka masih berlangsung di Swedia. "Menteri Luar Negeri Swedia mengatakan
proses sudah tahap menerjemahkan dokumen yang ditemukan dalam bahasa Aceh ke
bahasa Inggris," ujar Direktur Eropa Barat Retno Mursadi, Rabu (9/3) di
kantornya.
Jaksa Lindstrand, ujar Retno mengutip Menteri Luar Negeri Swedia Laila
Freivalds, masih mempelajarai dokumen yang ditemukan saat menggerebek
kediaman tiga tokoh kunci GAM di Stockholm, Hassan Tiro, Malik Mahmud, dan
Abdullah Zaeni.
Proses hukum di tangan jaksa memakan waktu hingga 5 bulan sejak ditemukannya
dokumen sekitar Juli lalu. "Menerjemahkan dari bahasa Aceh ke Inggris itu
yang memakan waktu," ujar Retno.
Menteri Luar negeri Indonesia Nur Hassan Wirajuda dalam pertemuan itu
menyampaikan hasil pertemuan terakhir di Helsinki. "Kita masih cautious apa
maksud dari self government itu," ujar Retno mengutip Menteri Hassan.
Swedia sendiri melihat ada ketimpangan informasi antara pemimpin GAM di
Swedia dengan di lapangan. Ada lack of expertise, ujar Retno yang harus
disambungkan untuk mengetahui apa itu konsep otonomi khusus kepada anggota
GAM di lapangan. "Swedia bersedia membantu untuk expert itu," ujar Retno
mengutip Laila.
Yophiandi-Tempo





