Pemecatan Alwi Shihab dan Syaifullah Dibatalkan

Senin, 21 Maret 2005 | 04:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Posisi Alwi Shihab sebagai ketua tanfidiyah dan Syaifullah Yusuf sebagai
sekretaris jenderal PKB dipulihkan kembali. Keputusan ini merupakan hasil pertemuan para
kiai sepuh dengan Abdurrahman Wahid di kediaman KH Abdurrahman Chudori, di Magelang,
Sabtu (19/3) malam.

"Selain itu semua penyelesaian administrasi muktamar disesuaikan. Pak Alwi dan Syaifullah
yang akan menandatangani semua surat keputusan," ujar Wakil Sekjen Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB) Yahya C Staquf kepada Tempo melalui telepon, Minggu (20/3). Yahya mengaku
mendapat informasi pertemuan tersebut dari KH Abdurrahman Chudori. Dengan demikian
rencana somasi yang akan diajukan kepada DPP PKB oleh Alwi dan Syaifullah dibatalkan.
"Selain itu semua penyelesaian administrasi

Menurut Yahya, dalam pertemuan tersebut para kiai sepuh meminta Gus Dur mencabut keputusan
rapat pleno dan mengembalikan posisi Alwi dan Syaifullah dalam kepengurusan PKB. "Hasilnya,
Gus Dur setuju," ujarnya. Hadir dalam pertemuan itu KH Abdurrahman Chudori, KH Muhaimin
Gunardo, Anwar Iskandar, dan sejumlah kiai dari Jawa Tengah. "Kiai Ahmad Sofyan menyampaikan
pendapatnya melalui surat, sedangkan Kiai bdullah Faqih melalui telepon. Namun keduanya
setuju," ujar Yahya. Sementara Alwi dan Syaifullah tidak hadir.

Beberapa waktu lalu, DPP PKB melakukan rapat pleno yang keputusannya menonaktifkan Alwi dan
Syaifullah dari jabatannya. Keduanya lantas bertekad mengajukan somasi terhadap DPP.
Tidak hanya itu, Alwi dan Syaifullah mengumpulkan sejumlah kiai sepuh di pesantren Langitan
pimpinan Kiai Abdullah Faqih. Para kiai yang hadir mendukung langkah Alwi dan Syaifullah yang
kini duduk sebagai menteri di kabinet pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Astri Wahyuni-Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: