|
Nasional
Rakyat Solo Duduki DPRD Minta BBM Turun
Senin, 21 Maret 2005 | 11:52 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Aksi menuntut pembatalan kenaikan BBM belum juga mereda. Hari Senin (21/3) ini, bertepatan dengan digelarnya sidang paripurna DPR yang membahas masalah kenaikan BBM, seribuan massa dari berbagai organisasi pemuda dan mahasiswa di Solo menggelar aksi protes dengan melakukan aksi menduduki gedung parlemen. Mereka juga memblokade ruas jalan menuju gedung DPRD Solo dengan melakukan pembakaran ban bekas.
Aksi tersebut dirancang oleh Aliansi Masyarakat dan
Mahasiswa Solo (AMMS) yang terdiri dari Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Surakarta, GMNI, IMM, GP
Anshor, GPK, PRD, Forum 628, dan Gemar's. Organisasi
terakhir ini merupakan pendiri Posko Ganyang Malaysia.
Selain itu para sopir angkot, sopir taksi dan buruh,
termasuk massa dari berbagai partai juga menyatakan
akan ikut bergabung. "Kami akan memaksa DPRD Solo
untuk mendukung aksi kami. DPRD harus membuat
keputusan secara kelembagaan meminta pembatalan
kenaikan harga BBM dan dikirim ke DPR RI serta
presiden,"ujar Yuli Syahbani dari Gemar's.
Aksi tersebut dimulai dari depan Stadion Manahan dilanjutkan rally menuju ke gedung DPRD yang berjarak sekitar tiga kilometer. Di depan gedung DPRD, massa memblokir jalan utama menuju bandara internasional Adi Sumarmo dengan membakar ban bekas. Sementara massa lainnya masuk menduduki gedung dewan.
Imron Rosyid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Nelayan tradisional Muara Angke sedang mengisi solar ke dalam kapal yang akan dipakai berlayar, Jakarta, 22 Mei 2001. [TEMPO/ Awaluddin R.; 32D/346/2001; 20010621].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010902-122](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34601_high_thumb.jpg) |
![Pembeli solar di pompa bensin/ SPBU 34-0134 Muara Angke, Jakarta, 22 Mei 2001 [TEMPO/ Awaluddin R.;32D/347/2001; 20010621].](/hg/photostock/2005/03/10/s_32D34705_high_thumb.jpg) |
| Nelayan Mengisi BBM Solar ke Kapal
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|