Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Depdiknas Masih Pikirkan Alokasi Dana Kompensasi BBM
Rabu, 23 Maret 2005 | 03:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) masih memikirkan berbagai alternatif alokasi dana pendidikan dari kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut Menteri Pendidikan Nasional Bambang Soedibyo di hadapan Komisi X DPR RI kemarin, ini terkait dengan rencana pembebasan biaya program wajib belajar sembilan tahun.

"Kami masih belum menemukan skenario final, pembicaraan dengan berbagai pihak sedang berlangsung," ujar Bambang. Pembicaraan ini, menurut Bambang, mengikutsertakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Departemen Agama sebagai instansi terkait. "Kami juga mengadakan interaksi dengan Presiden dan wakilnya."

Menurut Menteri, untuk tahun ini, sebanyak Rp 11,13 triliun tersedia untuk program wajib belajar. Ini sudah termasuk tambahan Rp 5,6 triliun dari dana kompensasi BBM. Tapi, "Kami sedang memikirkan berbagai dimensi untuk membuat keputusan (pengalokasian)," kata Bambang.

Bambang menyebut, menurut taksiran Bappenas, dibutuhkan Rp 49 triliun untuk biaya operasional pendidikan. Selain itu, menurut Bambang, dibutuhkan biaya investasi untuk sekolah-sekolah yang rusak berat Rp 10 triliun ditambah Rp 8 triliun untuk sekolah yang kerusakannya tidak parah.

Sedangkan penyelenggaraan Ujian Nasional tahun ini, menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Indra Jati Sidhi, tidak akan memakai dana kompensasi BBM. Melainkan berasal dari anggaran evaluasi Depdiknas. "Dana ini telah dianggarkan sebelumnya, sifatnya dekonsentrasi," ujar Indra. Menurut dia, Depdiknas telah mengalokasikan Rp 249,9 miliar untuk anggaran evaluasi ini. Indra menyatakan, biarpun pelaksanaan Ujian Nasional tidak dianggarkan, dalam tahun ini Depdiknas menganggarkan dana evaluasi. Dana inilah, menurut Indra, yang kemudian dialokasikan untuk Ujian Nasional.

Rinaldi D Gultom-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Spanduk Protes Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) menyerukan agar bulan Juli 2001 Jakarta bebas bensin bertimbel dengan memakai masker di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 22 April 2001. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010503].
Spanduk Bebas Bensin Bertimbal
Protes Komite Penghapusan Bensin Bertimbel
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggota DPR yang Mogok Makan Dilarikan ke Rumah Sakit
M.Fadjroel Rachman : PKS Memuakkan
Asumsi Pemerintah Harga Minyak Dunia US $ 35
Wakil DPR: Pemerintah Diminta Kurangi Arogansi
Mahasiswa Sulsel Paksa Gubernur Tolak BBM Naik
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
PDIP Walk Out dari Rapat Paripurna
FPI : Haram Naikkan Harga BBM
Wakil Rakyat Kotor, Perlu Dibersihkan
Perundingan Soal Tarif Angkutan Bekasi Masih Alot
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Pendidikan Nasional
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data