Pembukaan Konggres PDIP Molor
Senin, 28 Maret 2005 | 14:48 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Pembukaan Kongres ke-2 Parati Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sedianya dilaksanakan pukul 14.000 WITA molor. Hingga sekitar pukul 14.20, belum seluruh peserta memasuki ruang persidangan. Antrian panjang untuk masuk ruangan masih terlihat. Padahal sejumlah tamu undangan seperti mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung telah hadir.
Untuk masuk ke ruang sidang paripurna yang terletak di lantai dasar Hotel Grand Inna Bali Beach hanya tersedia satu pintu. Padahal, ada 1.800 dan masih peserta ditambah dengan ratusan peninjau maupun pengamat. Bahkan antrian panjang sudah terjadi sejak pukul 12.00 WITA saat makan siang dihidangkan.
Pada hari pertama ini, agendanya hanya mendengarkan pidato pembukaan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut panitia, tidak ada pejabat negara yang diundang.
Keterlambatan ini bukan satu-satunya masalah konggres yang belum juga dimulai. Beberapa utusan ditolak panitia. Seperti Ketua DPIP Kalimantan Timur Imam Munjiat yang gagal menjadi peserta kongres. Menurutnya, saat melakukan registrasi, ada persyaratan administrasi yang dianggap tidak lengkap.
Dengan demikian, kata Munjiat, PDIP Kalimantan Timur terancam tidak ada yang mewakili karena tiga utusan lainnya yang dipilih dalam rapat kerja daerah juga tidak diakui oleh pimpinan pusat. "Saya ditolak karena katanya ada syarat administrasi yang tidak terpenuhi, dan tiga utusan lainnya juga ditolak karena dikatakan pemilihannya tidak melalui prosedur yang benar," kata pejabat PDIP yang merupakan pendukung kubu Guruh Soekarnoputra ini.
Imron Rosyid/Kukuh S. Wibowo





