Presiden Tunda Kunjungan ke Luar Negeri

Selasa, 29 Maret 2005 | 14:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan kunjungan ke beberapa negara akhir bulan ini menyusul terjadinya bencana gempa di pulau Nias dan kawasan lainnya di Sumatera Utara. Menteri Luar Negeri Nur Hasan Wirajuda mengatakan kabar ini sudah disampaikan kepada negara-negara yang bersangkutan lewat duta besar Indonesia di masing-masing negara. "Saya sudah kontak para duta besar tadi pagi sesuai permintaan Presiden," kata Hasan kepada pers di kantor Presiden, Selasa (29/3).

Hasan mengatakan, sebelumnya Presiden berencana mengunjungi tiga negara yaitu Australia, Selandia Baru, dan Timor Leste.

Secara terpisah, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengatakan Presiden mempertimbangkan untuk mengunjungi lokasi bencana. Presiden, lanjut dia, mengedepankan langkah penanganan di lapangan sebagai pertolongan awal. Pemerintah juga sudah kirimkan tim, baik dari Jakarta maupun Medan. Bersama tim ini juga diikutsertakan sejumlah dokter, perawat, dan obat-obatan menggunakan pesawat F50. "Bakornas juga sudah berangkat," kata dia.

Kedatangan tim nantinya dari bandara di Sibolga dan bukan dari bandara Gunung Sitoli karena bandara tersebut rusak cukup parah. "Di sana akan menggunakan transportasi heli," kata dia. Presiden, lanjut Sudi, juga akan mengumumkan saat tanggap darurat.

Budi Riza






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: