Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Roy BB. Janis : Partai Akal-akalan Sudah Lewat
Selasa, 29 Maret 2005 | 15:39 WIB

TEMPO Interaktif, Sanur:Keputusan sidang paripurna tata tertib, Senin (28/3) malam yang menyatakan bahwa satu cabang memiliki satu suara dikritik oleh Ketua DPP PDIP, Roy BB Janis. Menurut bekas Ketua DPD PDIP DKI Jakarta ini, AD/ART, khususnya pada pasal 7 (hak suara) partai hanya menggariskan bahwa satu utusan kongres mempunyai satu hak suara. Roy menilai, jika kongres tetap diteruskan dengan keputusan tersebut, maka akan menanggung resiko cacat AD/ART.

Menurut Roy BB Janis di hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Selasa (29/3), kalau diteruskan, kongres ini
cacat AD/ART. Suara itu seharusnya untuk empat utusan,
karena mereka dipilih untuk punya suara. "Tapi kemarin
itu langsung disepakati satu cabang satu suara. Nggak
bisa itu,"katanya.

Konsekwensi kongres bila cacat AD/ ART, menurut Roy, anggota PDI perjuangan harus menanggung bila simpati masyarakat terhadap partai ini lima tahun ke depan makin menurun. "Karena masyarakat sudah sangat transparan.
Partai-partai yang tidak transparan akan makin
berkurang marketnya. Partai akal-akalan seharusnya
sudah lewat,"katanya

Kukuh S. Wibowo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cap jempol darah dan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap Megawati oleh pendukung Megawati di jl. Agus Salim, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/377/99; 2000/05/16]. Pawai kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan bendera koalisi PDI P, PAN, PPP di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertanggungjawaban Megawati Tertutup Bagi Media
Megawati Digugat
Utusan Kongres Gugat Panitia Kongres PDI Perjuangan
Palsukan Identitas Kongres, Aktivis PDIP Surabaya Diadukan ke Polisi
Ratusan Massa Pro Mega Kembali Menggelar Unjuk Rasa
PDIP Tak Rekomendasikan GRAy Koes Jadi Calon Bupati
Pimpinan Cabang Sulsel Walk Out dari Kongres PDIP
Mega Tolak Gagasan Gerakan Pembaruan
Akbar Tanjung: Sebaiknya Gerakan Pembaruan Diakomodasi
Polisi Bali Sita 450 Sangkur dari Massa PDI Perjuangan
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data