|
Nasional
Kubu Pembaruan Tanggapi Dingin Terpilihnya Mega
Jum'at, 01 April 2005 | 01:43 WIB
TEMPO Interaktif, Sanur: Terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP 2005-2010, secara
aklamasi ditanggapi dingin oleh kubu Gerakan Pembaruan. Motor gerakan penentang Mega ini,
Sukowaluyo Mintorahardjo, mengaku tidak kaget dengan hasil kongres yang berlangsung di
Grand Inna Bali Beach itu.
Menurutnya, kongres yang dilakukan seterunya tersebut sudah diskenario sejak awal. "Tapi
kami juga tidak mengakui hasil kongres PDIP-nya Mega," kata dia kepada Tempo, Kamis (31/3).
Sukowaluyo mengatakan, kalau pihaknya juga akan menyusun kepengurusan PDIP versi pembaruan.
Sebanyak 29 orang yang tergabung dalam Gerakan Pembaruan menjadi tim perumus atau semacam
formatur yang telah diberi mandat oleh 100-an cabang-cabang yang menolak diteruskannya
kongres versi Mega. "Tanggal 1 April kita bertemu untuk menentukan susunan kepengurusan DPP
PDIP versi pembaruan," kata dia.
Dua tokoh Gerakan Pembaruan yang menjadi pengurus DPP pada periode lalu, Roy BB. Janis dan
Noviantika Nasution tidak termasuk dalam tim perumus. Menurut Suko, kedua orang itu masih
meminta waktu satu sampai dua hari lagi sebelum menentukan apakah akan ikut bergabung dalam
struktur kepengurusan PDI versi pembaruan atau PDIP versi Mega. Namun yang jelas, kedua
orang itu disebut-sebut tidak akan dipakai lagi oleh Mega di jajaran kepengurusannya yang
akan diumumkan malam ini.
Imron Rosyid-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|