|
Nasional
April, Bulan Sidang TKI dengan Hukuman Mati
Minggu, 03 April 2005 | 04:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ada lima tenaga kerja Indonesia di luar negeri, selama April ini, menghadapi sidang dengan ancaman hukuman mati. Kesemua buruh migran tersebut dituduh telah melakukan pembunuhan. Hal itu dikatakan Wahyu Susilo dari Migrant Care kepada Tempo per telepon. "Ini benar-benar seperti April Mop," kata Wahyu, Sabtu (2/4) malam.
Diantara yang menghadapi sidang adalah Siti Aminah dan Juminem yang diadili di Singapura, dengan tuduhan pembunuhan berencana. Mereka akan divonis pada 15 April 2005.
Selain itu, ada tiga buruh migran yang disidang di Malaysia. Lili Ardi Sinaga pada 13 April nanti menghadapi sidang kedua di Kuala Selangor. Lalu Hasanudin Sinring sidang ketiga di Kota Sinabalu, antara 18 atau 19 April ini. Serta Nurlela, yang juga disidang di bulan ini.
Banyaknya TKI yang menghadapi hukuman mati ini, membuat Migrant Care, sibuk mempersiapkan pembelaan dan langkah advokasi lainnya. Lembaga swadaya masyarakat yang membela buruh migran tersebut mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah Indonesia terhadap nasib warga yang diancam hukuman mati di luar negeri. "Mereka (Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Luar Negeri) malah meminta data-data kepada kami," kata Wahyu.
Menurut data Migant Care sejak 1999, hingga saat ini ada enam TKI yang sudah dieksekusi mati, yaitu dua di Arab Saudi, tiga di Malaysia dan satu di Uni Emirat.
Sedangkan yang sudah divonis atau sedang sidang, dengan ancaman hukuman mati, ada 31 orang, yaitu 27 di Malaysia, dua di Arab Saudi dan dua di Singapura.
Dari 37 yang telah dieksekusi atau diancam hukuman mati tersebut, 34 terbukti atau dituduh melakukan pembunuhan dan tiga orang dengan tuduhan mengedarkan narkoba.
Bina Bektiati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Tenaga Kerja Indonesia (TKI) gelap di Balai Polis Banting, Malaysia, 1993. [Dok. KBRI; 17D/263/1993; 20020627].](/hg/photostock/2005/04/01/s_17D26303_high_thumb.jpg) |
![Pekerja Aceh, tenaga kerja Indonesia (TKI) di depan dangau mereka, Limau Manis, Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Februari 1992. [TEMPO/ Nezar Patria; 34D/089/2004; 20040319].](/hg/photostock/2005/03/25/s_34D08901_high_thumb.jpg) |
|
|
| Pekerja Aceh di Kuala Lumpur
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|