|
Nasional
Dirjen Imigrasi: Pemalsuan Paspor Banyak di Perbatasan
Selasa, 05 April 2005 | 10:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Palembang---Direktur Jenderal Imigrasi Iman Santoso mengatakan sepanjang tahun 2004 pihaknya mengamankan sekitar 200 kasus dan 400 blangko palsu terkait dengan pemalsuan dokumen negara untuk paspor. Pemalsuan itu paling banyak terjadi di daerah-daerah perbatasan dan pintu masuk, baik secara tradisional maupun konvensional. Daerah-daerah yang masih banyak dan rawan pemalsuan dokumen itu antara lain, Riau, Jakarta, Bali, Tual, dan Entikong.
Untuk mengantisipasi banyaknya pemalsuan, sejak 1 April pemerintah memberlakukan paspor baru yang dilengkapi micro processor. “Alat itu dapat merekam semua data kepemilikan paspor, sehingga jika paspor dipalsu identitas akan tetap sesuai dengan aslinya,” kata Imam seusai meresmikan pemakaian Gedung Kelas II Imigrasi Muaraenim, Sumatra Selatan , Senin (4/4). Arif Ardiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|