Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Paramedis Diskriminatif Terhadap Penderita HIV/AIDS
Jum'at, 08 April 2005 | 14:08 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Sekretariat Jaringan Orang Dengan HIV/AIDS Indonesia , Spritia, meminta agar rumah sakit dan dokter tidak melakukan diskriminasi pelayanan kesehatan pada penderita HIV/AIDS. Sebab itu akan menambah beban penderita HIV/AIDS dalam menghadapi penyakit yang mereka derita selama ini.

Menurut Daniel Marguari, koordinator proyek itu saat ini masih banyak rumah sakit dan dokter yang tidak menerima pasien-pasien yang terkena AIDS/HIV untuk berobat. "Setidaknya dari 13 ribu pendeita HIV/AIDS , 30 persen nya mengalami diskriminasi yang dilakukan oleh rumah sakit dan para medis, yaitu dengan tidak mau memeriksa karena yang bersangkutan terkena HIV/AIDS,"ujar Daniel usai audensi dengan komisi E DPRD Sumsel, Jumat (8/4).

Salah satu penyebabnya, karena rumah sakit atau dokter yang melayani pasien terkena HIV/ AIDS baru pertama kali menangani, yang kedua kurangnya sosialisasi soal HIV/AIDS dikalangan paramedis,sehingga banyak yang salah menyikapi pasien HIV/AIDS. Sikap ini akan lebih buruk, jika pasien HIV/AIDS tidak mau menceritakan penyakitnya kepada rumah sakit sebelum diperiksa. "Tapi melihat kenyataan ini kami tak akan bosan-bosan melakukan kampanye dan sosialisasi bahw HIV tidak sama dengan AIDS dan AIDS tidak sama dengan kematian, karena sudah ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk pengobatannya,"ujar Daniel yang membawa empat pasien penderita HIV/AIDS.

Arif Ardiansyah


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606]. Klinik khusus penderita AIDS dan pengobatan tradisional di Jakarta, 1996 [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/225/96; 20010606].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Narapidana Pengidap AIDS Meninggal di Tahanan
PSK Kelas Tinggi di Medan Terjangkit HIV
28 Anak-Anak di Merauke Positif HIV/AIDS
59 Kantong Darah PMI Kota Malang Terinfeksi HIV/AIDS
Pengobatan Pasien HIV/AIDS di Papua Ditingkatkan
Penderita HIV di Kota Sukabumi Terus Bertambah
Pecandu Jakarta Mengonsumsi Narkoba Umur 9 Tahun
Penderita HIV/AIDS di Jakarta Timur 371 Orang
Penderita HIV/AIDS Jakarta Selatan Meningkat Lima Persen
Pengidap HIV di Bali 3.000 Orang
> selengkapnya...


Referensi

Daftar Istilah Narkoba dan HIV/AIDS
Kumulatif Kasus AIDS dan Trend Epidemi di Indonesia sd akhir Des 2003
AIDS Case Rate di Indonesia Menurut Provinsi
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
> selengkapnya...

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data