|
Nasional
Hamzah Haz Setuju Selesaikan Perpecahan PPP
Jum'at, 08 April 2005 | 19:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Pimpinan Harian Pusat (PHP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)Hamzah Haz mengatakan islah adalah sesuatu yang diinginkan oleh Ketua Majelis Syariah, K.H. Maimun Zubair dan Almarhum Ismail Hasan Metareum, mantan ketua umum DPP PPP. Dia menganggap, islah adalah mandat yang harus dijalankannya untuk menyelesaikan perpecahan di dalam tubuh PPP.
Untuk mempercepat proses islah, telah dilakukan dua kali dialog. Dialog pertama dilakukan di kediaman Hamzah di Bogor pada hari Senin malam. Tetapi pertemuan itu hanya dihadiri oleh KH Maimun Zubair, pencetus dialog tersebut, Suryadarma Ali, Hamzah Haz dan Endin Soefihara.
Dialog kedua dilakukan kemarin malam di restoran Handayani, yang dihadiri oleh Hamzah Haz dan hampir semua pengurus PHP yang dipecat. Hanya Andi Ghalib yang tidak bisa hadir, karena sedang berada di Tarakan.
Di dalam dialog kemarin malam, Suryadarma --yang berseberangan dengan Hamzah-- mengatakan Hamzah telah setuju membatalkan pemecatan keenam pengurus PHP dan juga menyetujui percepatan Muktamar. Surya juga berharap agar persetujuan dari Hamzah juga disetujui anggota PHP yang lain.
Ketika hal ini ditanyakan ke Hamzah, dia tidak menjawab secara eksplisit, apakah akan membatalkan pemecatan tersebut. "Nanti akan diputuskan dalam rapat PHP, Selasa (12/4)," katanya. "Mari kita lupakan yang lama dan mulai yang baru," ujar Hamzah di kediamannya di Matraman, hari ini (8/4).
Hamzah juga memberikan jawaban yang berbeda dengan apa yang dikatan Surya, mengenai percepatan pelaksanaan muktamar. Hamzah menjawab," Tidak ada, semuanya sudah sesuai AD/ART".
Hamzah juga tidak menjawab ketika ditanya, seperti apakah bentuk islah yang akan dilakukan antara kubunya dan kubu Suryadharma Ali. Dia mengatakan semua pertanyaan itu bisa dijawab setelah rapat PHP Selasa pekan depan. "Ini bukan keputusan saya pribadi, harus diputuskan dalam rapat," katanya.
Perpecahan yang terjadi di PPP dipicu karena adanya beberapa anggota PPP yang mengikuti Silaturahmi Nasional (silatnas) yang mendukung percepatan muktamar. Pimpinanpusat PPP lalu memecat beberapa pendukung Silatnas, seperti Suryadarma Ali, Emron Pangkapi, Lukman Hakim Saifuddin, Ermalena, Zarkasih Nur dan Andi Ghalib.
Tri Susanti Simangunsong
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Wakil Presiden, Hamzah Haz ketika melihat jenazah H. Hartono Mardjono di rumah duka di Jl. Hidup Baru, Jakarta, 16 Juni 2003. [TEMPO/ Rendra; K15A/408/2003; 20030625].](/hg/photostock/2004/12/20/s_K15A40804_high_thumb.jpg) |
![Wakil Presiden Hamzah Haz pada peresmian Pameran Book Islamic Fair di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 7 Maret 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K13A/135/2003; 20030404].](/hg/photostock/2004/12/17/s_K13A13506_high_thumb.jpg) |
| Hamzah Haz melawat Hartono Mardjono
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|