Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Bantah Membeda-bedakan Jenis Bencana
Jum'at, 08 April 2005 | 21:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah tak bermaksud membedakan perlakuan antara penanganan bencana yang dialami satu daerah dibanding daerah lain. "Bencana nasional dan daerah sama saja. Tidak ada bedanya," kata Kalla yang ditemui usai acara Pelatihan Pengkaderan Partai Golkar 2005 di Slipi, Jakarta, Jumat (8/4).

Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah sama sekali tak ingin membedakan antara jenis bencana yang terjadi di Aceh ataupun Nias, Sumatera Utara. Menurutnya, Presiden mengatakan di Aceh itu disebut bencana nasional karena skalanya memang besar sekali.

Pemerintah daerah di Aceh, katanya, lumpuh tak berfungsi lantaran banyak pegawai yang meninggal. Pemerintah pusat lantas menugaskan salah seorang menteri dan wakil kepala staf angkatan darat.

Kalla menjelaskan, dalam penanganan bencana di Nias,
tanggung jawabnya tetap di tangan pemerintah. Namun,
karena Gubernur masih bisa bekerja seperti biasa, tanggung jawab itu diberikan kepada Gubernur.

Ihwal warga yang eksodus dari Nias, menurut Kalla, akibat santernya rumor akan ada gempa susulan yang lebih besar. "Kejadian itu tidak hanya di Nias, tapi juga di Padang dan sepanjang pantai barat Sumatera," kata dia.

Abdul Manan-Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Korban-korban gempa tampak sedang diinfus di tenda darurat bencana alam gempa bumi di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/397/2000; 2000/07/27]. Angin Topan Blanca dilihat saat misi NASA, Mei 1992. [Gamma/ Salaber-Laison; 10D/496/1992; 20040127].
Angin Topan Blanca
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gempa Di Sumatera Utara Mulai Reda, Sumbar Waspada
Zeni AD : Kesiapan Alat TNI Hanya 40 persen
Menkes : Cuma Proses Evakuasi Mayat
Isu Gempa, Pekerja di Jakarta Tak Terpancing Isu Gempa
Pengusaha Sisihkan Keuntungan Bantu Korban Bencana
Jakarta Diisukan akan Terjadi Gempa
Wagub Akui Bantuan ke Nias Selatan Sangat Kurang
Diare, Kasus Baru Pengungsi di Nias
Warga Nias Mulai Bangkit
Ratusan Relawan Asing Masuk Melalui Bandara Polonia
> selengkapnya...


Referensi

Gempa Selama 2005
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Suatu Malam Jauh di Selatan
Rumah Instan Tahan Gempa
PETAKA
> selengkapnya...

Website

Palang Merah Indonesia
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data