|
Nasional
Wapres: Perdamaian Aceh Diharapkan Dapat Disepakati Juli
Sabtu, 09 April 2005 | 15:20 WIB
TEMPO Interaktif, Hong Kong:Indonesia mengharapkan kesepakatan damai dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dapat ditandatangani pada Juli mendatang. Hal ini menjadi terobosan setelah tiga dekade konflik tak berkesudahan di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Dalam wawancara dengan koran terbitan Hong Kong, South China Morning Post, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan optimismenya terhadap perundingan tahap ke tiga yang akan dilakukan di Helshinki, Finlandia, Selasa (12/4).
"Bila semua kepentingan kedua pihak dapat dikesampingkan, dan masalah-masalah prinsip dapat disepakati, kami berharap pada Juli mendatang seluruh masalah prinsip dapat diselesaikan," kata Kalla.
Sementara itu, Crisis Management Initiative (CMI) sebagai mediator perundingan antara Indonesia dan GAM meminta semua pihak untuk realistis. "Kami senang kedua pihak setuju meneruskan perundingan untuk meneruskan negosiasi,” ujar Meeri-Mariia Jaarva, Ketua CMI kepada AFP melalui surat elektronik, Jumat lalu.
Namun, ia mengingatkan, karena konflik ini sudah berlangsung lama dan terlalu banyak masalah penting yang harus diselesaikan, semua pihak harus realistis terhadap hasil perundingan pekan depan.Sita Planasari A/AFP
INDEKS BERITA LAINNYA :
|