Penyidik Konfrontir Pollycarpus dengan Pejabat Garuda
Senin, 11 April 2005 | 13:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hari ini, Senin (11/4), penyidik Mabes Polri dijadualkan akan mengkonfrontasikan keterangan Pollycarpus Budihari Priyanto dengan keterangan beberapa pejabat Garuda.
Kuasa hukum Pollycarpus, Suhardi Somomoeljono, mengaku ditelepon kliennya karena akan dilakukan cek silang dengan beberapa pejabat. "Pagi-pagi saya ditelepon Polly, diminta untuk mendampinginya karena kemungkinan akan ada konfrontir keterangan dengan beberapa pejabat Garuda," kata dia kepada wartawan, Senin (11/4), di Jakarta. Namun, Suhardi mengaku tidak mengetahui dengan siapa saja keterangan Pollycarpus akan dikonfrontasikan.
Disamping melakukan konfrontasi keterangan beberapa saksi, dengan keterangan Pollycarpus, hari ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap empat orang kru Garuda. Kasus empat orang terebut adalah masih sebagai saksi. Mereka adalah Kapten Pilot Sabar Taufik, yang menjadi pilot saat Munir berada dipesawat GA 974, Brahmani, Eva Yulianti, dan Tri Wiryaswardi.
Kuasa hukum PT Garuda Indonesia, Wirawan Adnan mengatakan, Eva adalah pramugari Garuda di kelas ekonomi yang kemungkinan mengetahui keberadaan Pollycarpus dan almarhum Munir. Brahmani adalah awak kabin yang juga mengetahui keberadaan Pollycarpus, Munir, dan awak kabin yang lain. Brahmani juga menjabat sebagai Puser atau manajer awak kabin. Menurut Wirawan, Brahmani mengetahui soal perpindahan tempat duduk dari Pollycarpus ke Munir.
Sementara itu, mengenai penanggung jawab makanan yang disajikan kepada penumpang sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Garuda Indonesia. "Tapi kebetulan waktu itu yang menyajikan makanan kepada Munir adalah Yeti Susmiarti," kata Wirawan kepada wartawan, Senin (11/4) di Jakarta. Yeti Susmiarti saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka terbunuhnya Munir.
Erwin Daryanto





