Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembahasan Anggaran Tertunda

Sejumlah Proyek di Solo Terbengkelai
Rabu, 13 April 2005 | 11:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penundaan penetapan APBD Kota Solo tahun anggaran 2005 menyebabkan 75 proyek yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat mandek. Kantor DPU hanya bisa melakukan kegiatan pemeliharaan, sedangkan proyek fisik yang direncanakan belum dapat terlaksana karena tidak ada biaya.

"Ada beberapa proyek yang seharusnya didanai APBD, tetapi karena sampai sekarang APBD belum ditetapkan, untuk sementara ditunda," kata Kepala DPU Solo Tjeng Haidar, Rabu (13/4).

Proyek yang tertunda antara lain adalah lanjutan revitalisasi Keraton Kasunanan. Proyek ini sebenarnya telah mendapatkan bantuan dari instruksi gubernur senilai Rp 700 juta. Dana bantuan dari provinsi sebenarnya sudah cair tetapi karena dana pendamping dari APBD belum cair, proyek belum bisa berjalan.

Pembangunan lainnya yang juga tertunda adalah usulan masyarakat dalam Musyawarah Kota Membangun, di antaranya perbaikan 10 rumah dinas lurah di Solo. DPU juga terpaksa menghentikan pembangunan garasi mobil pemadam kebakaran karena dananya terhenti.

Sebelumnya, DPRD Solo menjadwalkan APBD Solo dapat ditetapkan pada pertengahan bulan ini. Namun hingga kini pembahasan rancangan anggaran belum juga selesai.
Menurut anggota dari PKS, M. Rodhi, keterlambatan penetapan APBD sebenarnya merupakan kesalahan pemerintah kota yang ia nilai sangat terlambat mengajukan rancangan. Imron Rosyid

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes terhadap APBD DKI Jakarta dengan spanduk rakyat setahun dapat Rp 809, gubernur setahun dapat duit 87 milyar, DPRD setahun dapat duit Rp 978 jt perorang dari APBD, APBD untuk kesejahteraan rakyat di PN Jakarta Pusat, 3/05/01 [Koran TEMPO/ Roy Rubi Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk
Protes Tukang Becak

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPRD Depok: Informasi BPK Tidak Valid Kepada Publik
Kebocoran APBD Jawa Timur Naik 50 Persen
DPRD Tangerang Desak Pemerintah Segera Bangun Ratusan Sekolah Rusak
Pembelian Kendaraan Dinas Sekda Cianjur Dinilai Salahi Aturan
RAPBD Provinsi Riau Defisit 552 Miliar
Anggaran Gubernur dan Wakil Gubernur Sebesar Rp 3,3 Miliar Dikritik
Penetapan Anggaran DKI 2005 Ditunda
DPRD Nilai Anggaran Rp 21 Miliar Untuk Persija Tak Rasional
DPRD Akan Pangkas Anggaran Tak Penting
Pemkab Klaten Ajukan Anggaran Miliaran Rupiah untuk Beli Mobil Dinas
> selengkapnya...


Website

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data