|
Nasional
Menko: Audit Yayasan TNI Setelah Perubahan Status
Rabu, 13 April 2005 | 13:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, audit terhadap sejumlah yayasan milik Tentara Nasional Indonesia dilakukan setelah perubahan status menjadi perusahaan milik negara dilakukan. Pemerintah, katanya, akan memperbaiki jika ternyata ditemui masalah setelah pengalihan status.
"Kalau kebijakan politis, ambil dulu baru diaudit," kata Aburizal kepada pers usai mengikuti pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Istana Negara.
Aburizal mengatakan, cara seperti ini dilakukan karena yayasan itu merupakan milik instansi pemerintah juga. Setelah penyerahan dilakukan baru audit dilaksanakan. "Kalau perusahaan swasta diaudit dulu, kalau milik sendiri nggak fair," kata dia.
Tentang kemungkinan adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan yayasan selama ini sehingga perlu diaudit dulu, Aburizal meminta agar jangan disamaratakan. Ia juga menyanggah kemungkinan munculnya beban keuangan yang harus ditanggung negara nantinya dari penyelewengan itu.
Menurutnya, kalaupun ada kewajiban dalam perusahaan itu seperti utang, pemerintah tidak akan menanggungnya. "Itu akan menjadi utang perusahaan," kata dia.
Ia mencontohkan utang milik PT Garuda Indonesia Airways, sebuah badan usaha milik pemerintah, yang tidak ditanggung pemerintah. Menurutnya, pemerintah juga akan memperbaiki keadaan dalam yayasan itu setelah dilakukan perubahan status.
Budi Riza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|