|
Nasional
Polisi Australia Tingkatkan Keamanan Konjen RI di Perth
Kamis, 14 April 2005 | 19:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi Australia menjaga ketat Konsulat Jenderal RI di Perth. Hal ini dilakukan menyusul surat ancaman pembunuhan yang disertai dua butir peluru ke konsulat pada Senin (11/4) lalu. "Sejak kejadian polisi sudah meningkatkan patroli keamanan di sekitar konsulat dan kediaman konsul," ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegawa, Kamis (14/4).
Selain itu, kata Marty, polisi Australia juga menawarkan petugas piket tambahan untuk menjaga kantor konsulat. Namun, Indonesia menganggap hal itu tidak perlu dilakukan. Selain keamanan, Korps Diplomatik Konsulat Jenderal di Perth meminta masyarakat Indonesia di Australia meningkatkan kewaspadaan.
Saat ini polisi Australia masih berupaya mengindentifikasi pengirim surat dari barang bukti surat dan dua butir peluru yang bercap pos 10 April. Menurut Marty, walaupun belum diketahui siapa yang mengirim surat tersebut, tapi surat ini tidak mewakili perhatian masyarakat Australia atas kasus Schapelle Leight Corby yang dituntut hukuman mati oleh Kejaksaan Tinggi Bali.
Namun, Pengadilan Negeri hari membatalkan persidangan karena Corby sakit. Seharusnya pembacaan tuntutan oleh jaksa dilakukan pekan lalu, tapi juga ditunda karena kondisi Corby kurang sehat. Corby, warga Australia didwakwa memasukkan narkotika jenis marijuana ke wilayah Bali seberat 4,2 kg. Yophiandi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|