|
Nasional
Presiden Akan Buru Koruptor ke Negara Manapun
Jum'at, 15 April 2005 | 16:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk ke sekian kalinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan akan memburu para koruptor yang lari atau bersembunyi ke negara manapun, termasuk ke negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Indonesia.
“Kita akan temukan mereka. Kita akan segera susun task force (gugus tugas) untuk mencari di negara manapun,” ujar Presiden saat membukan kursus reguler di Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Jumat (15/4) di Jakarta.
Presiden akan berbicara dengan masing-masing kepala negara tempat koruptor berada, untuk menangkap atau mengembalikan mereka ke Indonesia. “Kita berantas korupsi sangat intensif dan serius. Sekarang proses mark-up masih terjadi, kita tidak boleh membiarkannya karena mengakibatkan kerugian negara begitu besar,” tandasnya.
Presiden mengatakan dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa ada koruptor yang menjadi buron di luar negeri, kembali menjalankan usaha dan memiliki kantor di negara tempatnya tinggal itu. Ini menjadi target pemerintahannya untuk menangkap mereka.
Guna menangkap kembali mereka, pekan depan presiden akan mengeluarkan instruksi baru. Presiden juga menegaskan akan mengeluarkan peraturan lain selain instruksi untuk memberantas korupsi. “Yang nyata-nyata masih berlangsung, kita akan lakukan penindakan yang lebih konkrit.” Sunariah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|