Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jefrey Sach Diundang Tanggulangi Kemiskinan
Jum'at, 15 April 2005 | 19:01 WIB

rey Sach DiundangTEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mengundang penasehat sekaligus konsultan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Jefrey Sach, ke Indonesia pada saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika. Jefrey Sach diundang guna membahas penangulangan kemiskinan di Indonesia.

Menurut Presiden di depan peserta Kursus Reguler Lemhanas di Jakarta, (15/4), undangan Presiden tersebut disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB, Koffi Anan, agar membawa penasehatnya ke Indonesia nanti. Jefrey Sach diminta mempresentasikan penanggulangan kemiskinan, di Istana Negara. Presiden berjanji juga akan mengurangi pengangguran. "Saat ini jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 9,5 juta orang. Namun angka ini akan dikurangi dalam 5 tahun mendatang."katanya.

Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Ingin Naikkan Gaji PNS
Duh, Mati Saja Mahal Biayanya
Presiden: Ambalat Adalah Wilayah Indonesia
Clinton Utusan Khusus PBB untuk Tsunami
RI-Timor Leste Sepakati Perjanjian Perbatasan
Presiden Yudhoyono Beri Penghormatan Kepada Paus di Dili
Kartu Miskin di Kabupaten Majalengka Dikomersilkan
Deptan dan PBB Buat Program Penghapusan Kemiskinan
Bulog NTB Kirim Beras ke NTT
PBB Turunkan Status Timor Barat Menjadi Siaga III
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal
Polisi Sisir Kamar Mayat RSU Soetomo
Ryan dan Ariel Pernah Satu Tempat Kos
Menkum HAM Perbanyak Pemberian Remisi Narapidana
Tentara Siap Amankan Perbatasan RI – Timor Leste

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data