KSAD : Tak Keberatan Bisnis TNI Diprivatisasi

Sabtu, 16 April 2005 | 14:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI tidak keberatan bisnisnya diprivatisasi pemerintah asal pemerintah mampu memberi kesejahteraan pada prajurit. "Lagipula saat ini bisnis TNI kurang mampu berkompetisi di dunia usaha," ujar KSAD Letnan Jenderal Joko Santoso, usai ulang tahun Kopassus ke 53 di lapangan Markas Komando Kopassus di Cijantung, Sabtu (16/4).

Menurut KSAD, keputusan masalah ini diserahkan pada para ketua yayasan yang memimpin bisnis tersebut. "Sesuai UU TNI No.34/ 2005,"ujar KSAD. Selama ini, sekitar 10 yayasan TNI memberikan kesejahteraan untuk para prajurit TNI, termasuk keluarganya. "Pemerintah harus bisa memberi kesejahteraan bagi prajurit, yang berprestasi, ataupun keluarga yang ditinggalkan prajurit yang gugur,"ujar Jenderal Joko. Sayangnya, ada yasasan milik TNI yang dikangkangi konglomerat tertentu.

Yophiandi

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :