|
Nasional
LSM : Standar Ganda TNI Dalam Pilkada
Minggu, 17 April 2005 | 05:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua Lembaga Swadaya Masyarakat yang aktif dalam mengawasi pemilihan kepala daerah (pilkada), Imparsial dan Cetro, menganggap Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggunakan pilkada sebagai ruang untuk berpolitik. "Sepertinya TNI melihat menjadi pemimpin di daerah adalah posisi yang lebih strategis,"ujar Hadar N. Gumay, Direktur Eksekutif Cetro dalam konfrensi pers di kantor Imparsial, Jakarta. Hadir pula Direktur Operasional Imparsial, Rusdi Marpaung.
Dua LSM itu menganggap, TNI melakukan standar ganda dalam menentukan anggota TNI boleh terjun ke dalam dunia politik praktis. Dalam pemilu tahun 2004, secara jelas TNI mengharuskan anggotanya untuk keluar atau menjadi purnawirawan jika ingin terjun ke dalam pemilu 2004. "Tapi kalau untuk pilkada dibuka,"katanya.
Menurut Hadar, dalam UU TNI NO. 34 pasal 39 tahun 2004, dinyatakan secara tegas pelarangan prajurit terlibat dalam kegiatan politk praktis dan kegiatan untuk menjadi anggota legislatif dan jabatan politis lainnya.
Tetapi dalam UU No. 32/2004, tentang pemerintahan daerah, disebutkan anggota TNI yang ikut serta dalam pilkada, hanya mundur dari jabatan strukturalnya.
Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, pada tanggal 13 April 2005, bahkan menyatakan prajurit aktif TNI boleh mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah. Namun prajurit yang bersangkutan akan di nonaktifkan dari kedinasan dan jabatannya.
Tetapi jika yang bersangkutan kalah dalam pemilihan, akan diaktifkan kembali sebagai prajurit TNI. Dan jika menang, baru prajurit tersebut dipensiunkan. "Ini kan seperti gambling,"kata Rusdi.
Hadar juga menyatakan, dengan keikutsertaan TNI dalam pilkada akan menjadi ancaman bagi demokrasi. "Dia kan hanya non aktif, pengaruhnya tetap besar, berbeda jika sudah purnawirawan,"ujarnya.
Sebagai lembaga swadaya masyarakat, menurut Hadar, hanya bisa mengimbau. Hadar berharap bisa memberikan masukan-masukan kepada masyarakat dalam menyikapi masuknya anggota TNI dalam politik praktis.
Tri Susanti Simangunsong
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|