Perampok Berkapak Kembali Bearksi
Selasa, 19 April 2005 | 14:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah sekian lama kejahatan bermodus kapak agk mereda, warga Kelapa Lilin, Kelapa Gading, Jakarta Utara dikejutkan dengan aksi perampokan menggunakan kapak. Pelaku menggunakan kapak untuk mengancam korbannya.
Kejadin ini bermula saat Ho Tjiet Tjay, hendak mentransfer uang hasil penjualan obat buah merah ke Bank Mandiri di Kelapa Gading Mal, Senin (18/4) pukul 11.30 siang. Uang sebanyak Rp 4,5 juta ia kantongi di saku kanan celana pendeknya. Begitu samai di Bank, ternyata ia lupa membawa catatan nomor rekening yang akan ditransfernya.
Lelaki yang beralamat di Jalan Kelapa Lilin VI NG No 13 ini kemudian balik ke rumah dan kembali menuju bank. Setibanya di jalan dekat mal, ia dicegat dua pria bersepeda motor bebek. “Dia langsung menodongkan kapaknya sambil merogoh saku saya, sepertinya dia mengincar HP atau barang lainnya,” kata Tjay kepada wartawan di rumahnya, Selasa (19/4).
Sebelumnya, Tjay mengaku tidak dibuntuti dari dan kembali ke bank. Tjay memduga, di pelaku melihat saku celana pendeknya tebal tak wajar. Tjay mengaku tidak melihat jelas warna kapak yang dipakai untuk merampok, Tjay juga memperlihatkan lehernya yangtergores kapak.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading Inspektur Dua Nugroho membenarkan peristiwa perampokan ini. “Pelakunya dua orang, satu mengenakan helm cakil tanpa kaca dan menunggu di motor, sedang seorang lainnya menodongkan kapak,” kata Nugroho.
Polisii, kata Nugroho, masih menyelidiki kasus ini apakah terkait dengan kelompok Kapak Merah atau tidak. “Pelaku belum diketahui, korban juga tidak sempat mencatat nomor kendaraan sepeda motor bebek hitam bersetrip kuning itu,” kata Nugroho.
Dian Yuliastuti
Topik :






Komentar Anda :