Kostrad Mengaku Hanya Miliki Tiga Usaha Bisnis
Rabu, 20 April 2005 | 12:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letnan Jenderal Hadi Waluyo menyebutkan, kesatuannya hanya memilih tiga badan usaha bisnis. Ia menegaskan, tidak benar bahwa korps baret hijau itu memiliki ratusan unit bisnis.
"Pemberitaan di media massa tidak benar dan saya tidak ingin ada demoralisasi prajurit," kata Hadi kepada wartawan di Markas Kostrad, Jalan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (20/4). Ia meminta para prajurit tidak begitu saja percaya bahwa Kostrad memiliki banyak usaha tetapi hanya dinikmati petinggi-petingginya saja.
Tiga bidang usaha milik Kostrad adalah PT Mandala Airlines (dengan kepemilikan 100 persen saham), PT Bandar Mandala Cargo (25 persen), dan Rumah Sakit Dharma Medika. Diakuinya, di zaman dulu TNI bisa memiliki berbagai usaha tetapi kini tidak memungkinkan lagi.
"Dulu pun hanya berupa saham good will. Jadi, tidak bisa saya andalkan," kata dia. Contohnya, Kostrad memiliki andil pada perusahaan pemegang hak pengelolaan hutan di Sintang, Kalimantan Timur. Kini, ia menambahkan, perusahaan itu sudah bangkrut dan diambil alih oleh pemerintah setempat.
Kendati begitu, Hadi menyatakan, hampir setiap kesatuan di Kostrad memiliki koperasi. Keuntungannya, kata dia, untuk kesejahteraan prajurit seperti biaya berobat, santunan bagi yang meninggal dunia, bantuan perumahan, serta bantuan pendidikan.
Berdasarkan Undang-Undang TNI, semua bisnis TNI sudah harus diserahkan ke pemerintah paling lama pada 2009. Departemen Pertahanan kini sedang menyiapkan proses ini. Agus Supriyanto
Topik :






Komentar Anda :