|
Muktamar PKB Tandingan Akan Digelar Juni
Kamis, 21 April 2005 | 22:06 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur Choirul Anam menyatakan kemungkinan besar Muktamar PKB tandingan akan digelar pada Juni nanti di Pondok Pesantren Ploso Kediri. Ia menyatakan hal itu kepada wartawan di kantornya Graha Astra Nawa, Surabaya, Kamis (21/4).
Menurutnya, rencana tadi bukanlah gertakan. Kini, kata Anam, pendukung Saifullah Yusuf yang mengundurkan diri sebagai calon ketua umum Tanfidziah dalam Muktamar PKB di Semarang sedang mengindentifikasi cabang dan wilayah se-Indonesia yang masih setia kepada DPP PKB yang sah. "Kami kirim surat pernyataan kesetiaan ke cabang dan wilayah. Kalau gak setia, cari yang setia. Yang tidak setia ya kami tinggal," papar Anam.
Menurut Anam, secara riil, kekuatan PKB ada di Jatim dan Jateng yang menguasai hampir 90 persen suara di tingkat nasional. Pada pemilu lalu, secara nasional PKB mendapat 11,6 juta suara pemilih. Dari jumlah itu, tujuh juta suara berasal dari Jatim dan tiga juta dari Jateng. “Nah, sekarang Jatim dan Jateng tak mengakui keabsahan muktamar, ini pasti akan diikuti yang lain," ungkapnya
Di tempat terpisah, Dewan Koordinasi Wilayah Garda Bangsa Jatim, menyerukan kepada Anam secara pribadi maupun selaku ketua DPW PKB Jatim untuk legowo dan beristighfar menerima dan mengakui DPP PKB hasil muktamar di Semarang. Mereka juga meminta Anam tidak memanfaatkan para kiai untuk kepentingan pribadinya. "Ini semua manuver Cak Anam, karena ketakutan mendengar isu pemecatan dirinya," kata Sekretaris Garda Bangsa Jatim Abdul Haris.
Mengenai sikap kiai Forum Langitan, Garda Bangsa juga mengimbau mereka agar mau menerima hasil-hasil muktamar, karena menurut Haris, mereka juga hadir dalam rapat-rapat pleno muktamar. "Secara struktural Forum Langitan itu tak ada di struktur PKB,” ungkap Haris.
Adi Mawardi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|