Malaysia Dukung Reformasi di Tubuh PBB

Jum'at, 22 April 2005 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi menyatakan mendukung reformasi di tubuh PBB. Reformasi itu berkaitan dengan persebaran kekuatan yang tidak imbang dalam badan-badan PBB, seperti peran Majelis Umum yang secara de facto lebih kecil dari Dewan Keamanan, karena ada hak veto yang dipegang enam negara.

Selain itu, Malaysia juga akan mendukung riset obat-obatan untuk penyembuhan penyakit seperti AIDS. Dalam bidang ekonomi, Malaysia mendorong negara-negara Asia Afrika untuk meningkatkan tekanan pada negara-negara yang belum menyediakan Bantuan Pembangunan Resmi (Official Development Assistance) sebesar 0,7 persen dari pendabatan nasional bruto.

"Kita juga harus memonitor bantuan dana," tandas Badawi saat menyampaikan pandangannya di Konferensi Asia Afrika II, di depan puluhan kepala negara dan kepala pemerintahan lain, Jumat (22/4) siang.

Malaysia juga menyatakan mendukung program perlucutan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal. Kemudian, Badawi yang juga Wakil Ketua Gerakan Nonblok itu
menyatakan negara-negara Asia Afrika harus mengedepankan civil society untuk mewujudkan dunia yang adil, demokratis dan progresif. Ia kemudian menunjukkan tipe peradaban Islam yang dipromosikan negaranya.

"Kita juga harus mengurangi citra negatif yang digambarkan oleh media-media (barat)," tegas Badawi. Menurutnya, semangat KAA 1955 harus memotivasi negara-negara Asia Afrika dalam mencapai kemajuan yang dicita-citakan. Ibnu Rusydi

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :