Jasa Marga Siapkan Sniper di Jalan Tol
Jum'at, 22 April 2005 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Persiapan arus lalu lintas peserta dan panitia Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung, PT Jasa Marga membuka gardu khusus di gerbang tol Sadang. "Kami membuka gerbang khusus untuk peserta dan panitia,"kata Kepala Cabang PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta - Cikampek, Tito Karim, Jumat (22/4).
Arus lalu lintas khusus pelaksanaan KAA, dari jalur tol Jakarta menuju Bandung, dipersilahkan lurus dan masuk ke gerbang khusus yang sudah disiapkan dan dibuka sejak Kamis (21/4). "Gerbang itu, sebenarnya juga untuk menyaring kendaraan yang akan lewat tol Cipularang. Yang bisa lewat hanya peserta dan panitia,"katanya.
Jumlah gerbang tol Sadang ada enam buah (empat untuk keluar dan dua untuk masuk ke dalam tol). Setelah jalur bebas hambatan Cipularang dioperasikan, Jasa Marga menyediakan satu gerbang lagi, khusus untuk arus lalu lintas menuju gerbang tol Cipularang. Gerbang khusus ini dioperasikan sampai 25 Mei mendatang.
Dengan dioperasikannya gerbang tol khusus itu, perjalanan menuju Bandung dapat dicapai dalam waktu 30 menit dari pintu tol itu. Padahal, untuk kendaraan menuju Bandung, biasanya menempuh perjalanan sampai dua jam. "Melalui Cipularang, dengan gerbang yang kita sediakan, bisa sangat mempercepat waktu perjalanan,"katanya.
Selain itu, persiapan untuk mendukung pelaksanaan KAA Bandung, Jasa Marga, saat ini telah mempersiapkan tim patroli khusus dan terembunyi. Tim khusus yang dibentuk ini, dilengkapi dengan persenjataan laras panjang. "Ada patroli tersembunyi, dengan senjata laras panjang. Persiapan seperti ketika menjelang lebaran,"katanya.
Dari pemantauan, sejumlah ruas jalan tol yang belum rampung pekerjaan fisik, seperti penambalan, pelapisan ulang, saat ini dihentikan pengerjaanya. Titik-titik yang belum selesai diperbaiki itu diamankan menggunakan beton-beton sehingga memungkinkan arus kendaraan tidak nyasar masuk ke ruas-ruas yang diperbaiki.
Mengenai persiapan fisik jalan tol itu, menurut Tito, kegiatan fisik saat ini sudah dihentikan untuk sementara. Penghentian sementara itu untuk memperlancar arus lalu lintas, terutama kendaraan para peserta dan panitia KAA di Kota Bandung. "Panitia dan peserta KTT di Bandung, sudah kita siapkan melalui tol. Mulai dari Cawang, sampai Bandung bisa lewat. Patroli kami tingkatkan, jalur, dibersihkan. Tidak hambatan. Keamanan ditingkatkan,"katanya.
Siswanto





