Jawa Barat Siaga Satu Hadapi KAA
Sabtu, 23 April 2005 | 02:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Menjelang pelaksanakan Peringatan 50 Tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung, Minggu (24/4), Pemerintah dan Polda Jawa Barat siaga satu. Aparat keamanan melakukan sweeping di rumah-rumah yang berada di lintasan rombongan delegasi.
Pemilik rumah yang berada di sepanjang jalan yang akan dilewati rombongan kepala negara ditanya jumlah dan identitas penghuninya. "Kalau ada tamu, ditanya siapa. Berapa jumlah penduduknya harus tahu persis," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Nu'man Abdul Hakim setelah melihat persiapan Gedung Merdeka, tempat Peringatan 50 Tahun KAA.
Menurut Nu’man, sweeping untuk pengamanan itu dilakukan sejak Jumat sampai pelaksanaan Peringatan 50 Tahun Konferensi Asia Afrika. Soal teknis pelaksanaannya, ia menolak menjelaskan. Secara umum, kata dia, pengamanan ada dua, yakni pengamanan terbuka yang dilakukan aparat berseragam dan pengamanan tertutup yang tidak boleh diungkapkan bentuknya. "Semua pihak, baik pengamanan yang terbuka dan tertutup, itu semua dalam keadaan ready. Tidak boleh ada risiko," tutunya.
Kepala Polisi Resort Bandung Tengah Ajun Komisaris Besar Masguntur Laope membenarkan adanya sweeping menjelang Peringatan 50 Tahun KAA. Menurut dia, polisi sudah lama melakukan pemeriksaan tempat-tempat yang mungkin dihuni pendatang yang tidak bertanggung jawab. "Siapa tahu kelompok Azahari masuk Bandung. Nah itu sasaran kita juga," katanya.
Operasi untuk mencegah gangguan keamanan terhadap Peringatan 50 Tahun KAA itu tidak hanya di wilayah Kota Bandung. Semua Polres di Jawa Barat melaksanakan kegiatan yang sama walaupun obyek pengamanannya ada di Kota Bandung. Selain menyisir rumah-rumah di jalur yang akan dilewati delegasi, kata Masguntur, polisi juga menggelar operasi di pintu-pintu masuk kota Bandung. ”Semuanya Siaga Satu untuk kepolsian di wilayah Jawa Barat. Perintah Kapolda langsung," katanya. (Ahmad Fikri/Rana Akbari Fitriawan)





