Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kofi Annan: Sekjen PBB Berikutnya Dari Asia
Sabtu, 23 April 2005 | 15:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Kofi Annan berpendapat bahwa pengganti dirinya sebaiknya berasal dari negara di benua Asia. Hal ini dikemukakannya dalam konferensi pers di pusat media Jakarta Hilton Convention Center, di sela-sela Konferensi Asia Afrika II, Sabtu (23/4) siang.

Pria asal Ghana itu adalah Sekjen PBB ke tujuh, dan masa jabatan termin keduanya akan berakhir pada 31 Desember 2006.

Pada kesempatan itu, Annan kembali menegaskan pentingnya reformasi di tubuh PBB yang meliputi redefinisi peran organ-organ PBB, utamanya Dewan Keamanan dan Majelis Umum. "Saya tidak berpikir kita ingin memperkuat Dewan Keamanan," kata dia.

Menurutnya, Piagam PBB telah menggariskan peran spesifik Dewan Keamanan, dan pihaknya telah menyarankan cara-cara reformasi di tubuh organisasi tersebut.

Menjawab skeptisisme reformasi, Annan menyatakan tidak ada yang mustahil di dunia ini. "Susah, adalah kata yang saya pilih untuk menggambarkan," tegasnya. Ia juga meyakinkan, sekarang ini adalah saat yang tepat untuk reformasi, mengingat realitas dunia sekarang membutuhkan tertampungnya suara semua anggota.

Majelis Umum, adalah wadah yang paling tepat untuk itu. "Ini memang membutuhkan konsensus yang luas," lanjutnya. Ibnu Rusydi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jawa Barat Siaga Satu Hadapi KAA
Cina dan Jepang Ketemu Hari Ini
Konperensi Asia Afrika Akan Digelar Setiap Empat Tahun
Singapura Perbaiki Kompetisi Bisnis
Zimbabwe Ingin Beli Pesawat Buatan Indonesia
KAA Tak Akan Dimanfaatkan Melawan Negara Maju
Cina dan Jepang Ketemu di Jakarta
Arroyo Khawatirkan Harga Minyak Dunia
Bandung-Jakarta Cuma 1,5 Jam
Perdana Menteri Jepang Minta Maaf
> selengkapnya...


Referensi

Jakarta Sambut KAA

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data