|
Nasional
150 LSM Asing Ikut Rekonstruksi Aceh
Selasa, 26 April 2005 | 14:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Soetedjo Yuwono mengatakan kemungkinan ada sekitar 150 LSM asing yang ikut berpartisipasi dalam fase rekonstruksi Aceh.
"Masih akan dibahas di rapat (Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM) siang ini," ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/4).
Menurut Soetedjo, ke-150 LSM ini adalah yang telah menyerahkan formulir kembali kepada Menko Kesra. "Semua LSM asing, LSM lokal belum ada," kata dia.
Nantinya, kata Soetedjo, LSM asing yang berpartisipasi dalam fase rekonstruksi ini harus menyetujui nota kesepahaman (MoU) yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Jika LSM asing ini menggandeng LSM lokal, jelas Soetedjo, LSM lokal tersebut tidak perlu menandatangani MoU. "Tapi jika (LSM asing) berdiri sendiri, harus menuruti MoU," kata dia.
Salah satu unsur penilaian pemerintah terhadap LSM-LSM ini, kata Soetedjo, adalah sumber dana yang jelas, termasuk LSM lokal. "Jangan sampai dana habis hanya untuk biaya operasional," tambahnya lagi.
Di dalam MoU ini nantinya juga akan dicantumkan sanksi yang diberikan kepada LSM-LSM tersebut. Jika ada pelanggaran yang dilakukan, khususnya LSM lokal, sanksi moral akan lebih terasa. "Banyak media lokal yang siap memberitakan, sanksinya reputasinya (LSM) sendiri yang rugi," kata dia.
MOU ini, kata Soetedjo, berisi program lima tahun tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. "Karena itu akan ada break down tahunan dari masing-masing LSM," kata dia.
ami afriatni
INDEKS BERITA LAINNYA :
|