|
KPU Siapkan Klarifikasi Hasil Audit BPK
Selasa, 26 April 2005 | 15:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum meminta semua pihak untuk "melihat secara jernih cerdas dan kontekstual" laporan audit investigasi terhadap pengadaan logistik Pemilu 2004 oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Komisi juga menyatakan akan membuat klarifikasi kepada DPR dan Presiden atas laporan yang sama.
"KPU meminta agar laporan BPK tidak dijadikan sebagari sarana untuk melakukan penghakiman terhadap KPU dan anggotanya," kata Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin dalam konferensi pers di kantornya, siang (26/4) ini.
KPU berharap agar DPR memberikan waktu dan kesempatan bagi KPU untuk memberi klarifikasi dan penjelasan lengkap terhadap hasil audit. Ini penting dilakukan, kata Nazaruddin, bukan saja karena proses klarifikasi harus dilalui. Namun, kata dia, "Juga adanya keharusan konstitusional bahwa seluruh proses penyelenggaraan Pemilu 2004 telah dilakukan secara rutin oleh KPU kepada Presiden dan DPR."
Konferensi pers dihadiri Wakil Ketua KPU Ramlan Surbakti, dan para anggotanya Anas Urbaningrum, Daan Dimara, Chusnul Mar?iah, Valina Sinka Subekti, dan Rusadi Kartaprawira. Mereka didampingi oleh pengacara Amir Syamsuddin.
KPU juga menyatakan, sangat prihatin atas penangkapan dan penahanan Mulyana W. Kusumah. Menurut Nazaruddin, KPU akan membantu Mulyana hingga persoalan yang dihadapi segera selesai. Anton Aprianto/Ibnu Rusydi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|