|
Nasional
Delegasi BPK se-Dunia Kunjungi Aceh
Selasa, 26 April 2005 | 16:59 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Sebanyak 58 delegasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari berbagai negara donor di dunia mengunjungi Aceh, siang tadi (26/04). Mereka adalah peserta “International Conference On Promotion Finansial Accountability In Managing Funds Related to Tsunami, Conflict and Other Disasters”, yang dilaksanakan BPK atas dukungan Asian Development Bank.
Para delegasi itu bertemu dengan Pemda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur NAD, Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, (Plt) Gubernur NAD, Azwar Abubakar mengatakan akan menggunakan dana bantuan negara-negara donor sebaik mungkin untuk membangun Aceh pascatsunami. Selain itu, Azwar juga memaparkan situasi terakhir kondisi di Aceh, sekarang ini.
Sementara itu, Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan, para delegasi itu berasal dari berbagai negara, lembaga internasional, dan lembaga pemeriksa di hampir seluruh negara, termasuk negara-negara donor utama dan negara-negara korban tsunami.
Menurut dia, para delegasi itu datang ke Aceh untuk melihat secara langsung dampak kehancuran dan kerusakan yang disebabkan tsunami. Selain itu, juga untuk melihat secara langsung bagaimana pemerintah Indonesia dan NAD melakukan pengelolaan atas bantuan bencana. Adi Warsidi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kepala BIN (Badan Intelijen Negara), AM Hendropriyono (kanan) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution berbincang-bincang sebelum memulai rapat dengar pendapat Pansus RUU Anti Terorisme di Gedung MPR/ DPR, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2003. Rapat tersebut akhirnya ditunda karena bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna pengesahan UU Pemilu.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030318].](/hg/photostock/2004/12/28/s_AR03021817_high_thumb.jpg) |
![Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Anwar Nasution (kiri), Gubernur BI, Syahril Sabirin (tengah) dan Deputi Gubernur BI, Miranda Goeltom (kanan) termenung ketika mendengarkan pertanyaan anggota dewan mengenai status Perum Peruri dan Bank Central Asia (BCA) pada rapat kerja dengan komisi IX DPR di Gedung Nusantara I MPR/ DPR Jakarta, Rabu, 20 November 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20030127].](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC02112065_high_thumb.jpg) |
| Anwar Nasution dan AM Hendropriyono
|
|
| Anwar Nasution, Syahril Sabirin dan Miranda Goeltom
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|